Cegah tampilan mobil kusam di tengah cuaca yang tak menentu

July 2026 · 3 minute read

Jakarta (ANTARA) - Cuaca yang tidak menentu seperti saat ini, membuat pemilik kendaraan perlu memberikan perhatian lebih terhadap perawatan, terutama pada bagian eksterior, kabin, hingga komponen pendukung keselamatan.

Mitsubishi dalam laman resminya, Jumat, memberikan beberapa tips penting bagi pemilik kendaraan agar kendaraan tetap tampil dalam kondisi yang maksimal di tengah cuaca yang tak menentu.

Salah satu langkah paling sederhana adalah segera mencuci mobil setelah terkena hujan. Air hujan yang bercampur debu, lumpur, minyak, dan berbagai partikel di jalan dapat meninggalkan noda pada permukaan cat apabila dibiarkan terlalu lama.

Dalam jangka panjang, kondisi ini berpotensi memicu munculnya jamur pada cat maupun kaca, sehingga tampilan kendaraan menjadi kusam dan sulit dibersihkan.

Saat mencuci mobil, seluruh bagian bodi, termasuk lengkungan roda dan kaca, sebaiknya dibersihkan menggunakan spons atau kain berbahan lembut.

Baca juga: Pentingnya ganti pelumas secara rutin pada kendaraan

Setelah itu, kendaraan perlu dikeringkan dengan kain mikrofiber agar tidak meninggalkan bercak air.

Selain menjaga kebersihan, lokasi parkir juga memengaruhi kondisi kendaraan. Mobil sebaiknya diparkir di tempat yang teduh atau di dalam garasi untuk mengurangi paparan hujan maupun embun pada malam hari.

Jika menggunakan penutup mobil, pastikan kondisinya bersih dan kering agar tidak memerangkap kelembapan yang dapat memicu tumbuhnya jamur pada permukaan cat.

Pemilik kendaraan juga perlu memeriksa kondisi wiper secara berkala, terutama saat memasuki musim hujan.

Karet wiper yang mulai mengeras atau robek dapat mengurangi visibilitas saat berkendara. Pastikan pula tabung cairan pembersih kaca selalu terisi agar kaca depan tetap bersih ketika hujan.

Bagian kabin tidak boleh luput dari perhatian. Air yang terbawa alas kaki atau pakaian saat hujan dapat meningkatkan kelembapan di dalam mobil.

Baca juga: Tips memilih karpet mobil yang aman, awet, dan mudah dirawat

Jika dibiarkan, kondisi tersebut dapat memunculkan bau apek, bahkan memicu pertumbuhan jamur pada jok, karpet, dan panel interior.

Setelah digunakan saat hujan, kabin sebaiknya dibersihkan, dikeringkan, dan pintu mobil dibuka beberapa saat agar sirkulasi udara membantu mengurangi kelembapan.

Tak kalah penting, kolong mobil juga perlu dibersihkan setelah melewati genangan air. Lumpur dan kotoran yang menempel pada bagian bawah kendaraan dapat mempercepat timbulnya korosi apabila tidak segera dibersihkan.

Pencucian kolong menggunakan semprotan bertekanan tinggi dapat membantu menghilangkan endapan kotoran yang sulit dijangkau.

Selain perawatan mandiri, pemilik mobil juga disarankan mengikuti jadwal servis berkala sesuai rekomendasi pabrikan.

Pemeriksaan rutin memungkinkan komponen yang mulai aus atau mengalami kerusakan terdeteksi lebih dini, sehingga dapat mencegah biaya perbaikan yang lebih besar di kemudian hari.

Dengan perawatan yang tepat, kondisi kendaraan tetap terjaga, kenyamanan berkendara meningkat, dan nilai jual kembali mobil pun dapat dipertahankan.

Baca juga: Peran oli mesin cegah overheat di cuaca ekstrem

Baca juga: Tips modifikasi mobil yang aman tanpa mengorbankan keselamatan

Pewarta: Chairul Rohman
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026