Sungailiat (ANTARA) - Bupati Bangka Fery Insani menandatangani komitmen bersama akselerasi penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah itu guna mempercepat pembangunan.
"Penandatanganan komitmen yang diikuti seluruh kepala perangkat daerah tersebut menandai percepatan pembangunan dan penerapan manajemen talenta ASN sebagai fondasi sistem merit di Kabupaten Bangka," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bangka, Rismy Wira Madonna di Sungailiat, Senin.
Ia mengatakan penandatanganan itu menjadi jaminan komitmen kolektif pimpinan daerah menjelang perubahan struktur organisasi perangkat daerah yang akan berlaku pada 2027.
"Pemerintah Kabupaten Bangka menempatkan penataan organisasi dan manajemen talenta sebagai satu tarikan napas untuk mewujudkan visi Bangka Harmoni yang maju, berdaya saing, dan unggul," ujarnya.
Rismy menjelaskan ada tiga butir penting dalam penandatangan yang disepakati Bupati dan kepala perangkat daerah, yakni berperan aktif membangun dan menerapkan manajemen talenta ASN melalui sistem yang transparan, akuntabel, dan berbasis kompetensi guna mewujudkan sistem merit serta tata kelola pemerintahan yang baik.
Kemudian, lanjut dia, menyiapkan Sistem Informasi Manajemen Talenta ASN, melalui dukungan penyediaan data kinerja, data potensi dan kompetensi, serta data kepegawaian lainnya yang akurat untuk mendukung percepatan implementasi manajemen talenta.
"Serta memastikan seluruh ASN memutakhirkan data kepegawaian secara berkelanjutan, untuk mewujudkan budaya pengelolaan ASN yang berlandaskan prinsip meritokrasi," jelas dia.
Ia menilai manajemen talenta sangat penting karena sebagai instrumen penataan organisasi, penataan dan restrukturisasi perangkat daerah diposisikan bukan sekadar persoalan kuantitas aparatur, melainkan kompetensi dan kesiapan ASN untuk menempati posisi yang tepat pada waktu yang tepat.
Hal penting yang lain dari manajemen talenta yakni, perampingan struktur organisasi dinilai menciptakan birokrasi yang lebih sederhana, efisien, cepat, dan responsif, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan SDM, anggaran, dan pelayanan publik.
Berdasarkan data jumlah ASN di Kabupaten Bangka sebanyak 7.209 orang, terdiri dari 42 persen PNS atau 3.054 orang, 19 persen PPPK dan 39 persen status PPPK Paruh waktu.
Menurut dia, pemetaan dan simulasi jabatan ASN berdampak pada perubahan susunan organisasi dan tata kerja (SOTK) telah disusun di setiap perangkat daerah, mencakup pengalihan bidang urusan pada sejumlah dinas yang digabungkan menjadi organisasi bertipe A.
"Pada struktur hasil perampingan tahun 2027, jumlah jabatan pimpinan tinggi Pratama berkurang dari 30 menjadi 26, jabatan administrator eselon III.a dari 50 menjadi 44, eselon III.b dari 92 menjadi 85, serta jabatan pengawas eselon IV.a dari 143 menjadi 135. Simulasi mutasi dan promosi untuk mengisi jabatan lowong disiapkan mengikuti hasil pemetaan talenta," jelas Rismy Wira Madonna.
Ia mengatakan penerapan manajemen talenta diarahkan untuk menjawab pertanyaan mendasar dalam pengelolaan aparatur daerah.
"Memastikan figur yang benar-benar siap tampil sebagai Suksesor kepemimpinan daerah," katanya.
Pewarta: Kasmono
Editor : Feny Aprianti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.