Bulog Tolitoli salurkan 867,9 ton beras untuk 28 ribu penerima manfaat
Jumat, 21 Agustus 2026 15:46 WIB
Perum Bulog Cabang Tolitoli, Sulawesi Tengah menyalurkan 867,9 ton bantuan beras pangan untuk didistribusikan kepada 28.931 keluarga penerima manfaat (KPM) tahap kedua. Antara/HO-Humas Pemkab Tolitoli
Palu (ANTARA) - Perum Bulog Cabang Tolitoli, Sulawesi Tengah menyalurkan 867,9 ton bantuan beras pangan untuk didistribusikan kepada 28.931 keluarga penerima manfaat (KPM) tahap kedua di daerah tersebut.
"Setiap KPM menerima beras sebanyak 30 kilogram dimana total penyaluran tahap kedua ini mencapai 867,9 ton," kata Pimpinan Cabang Bulog Kabupaten Tolitoli Aryo Wibisono di Kabupaten Tolitoli, Jumat.
Ia mengatakan penyaluran tersebut merupakan program pemerintah untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, khususnya kelompok yang sudah terdata oleh dinas terkait sebagai KPM.
Secara umum, bantuan pangan beras dari pemerintah ditujukan untuk menjaga stabilitas pangan serta memperkuat daya beli masyarakat terutama kelompok rentan sehingga mereka tetap terlindungi.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tolitoli Moh. Asrul Bantilan mengatakan penyaluran bantuan pangan berupa beras merupakan salah satu langkah pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan.
"Pemerintah hadir menjaga stabilitas harga dan meringankan beban masyarakat," kata dia.
Pada kesempatan itu, ia menegaskan dan mengingatkan agar penyaluran beras bantuan tersebut dilakukan secara cepat, tepat sasaran, transparan, tertib dan sesuai dengan hak para penerima manfaat.
"Saya imbau penyaluran dilakukan tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, transparan dan tertib," ujarnya.
Terakhir, Pemerintah Kabupaten Tolitoli menyambut baik gerak cepat Bulog yang bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan setempat dalam mendistribusikan bantuan beras pangan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Tambahan informasi, Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan pada 2026 terdapat tambahan bantuan pangan beras sebanyak tiga kali. Pemerintah memastikan perlindungan masyarakat tetap berjalan sekaligus menjaga akses pangan bagi kelompok rentan dalam menghadapi berbagai tantangan.
Pewarta : Muhammad Zulfikar
Editor:
Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026