Mataram (ANTARA) - Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menggelar pameran hasil inovasi teknologi sebagai langkah strategis membangun ekosistem inovasi kreatif berkelanjutan di tengah masyarakat Kota Mataram.
Kepala Brida Kota Mataram I Nyoman Swandiasa di Mataram, Kamis, mengatakan, peserta yang ikut dalam kegiatan pameran sebanyak 9 hasil inovasi. Enam inovasi itu diambil masing-masing satu dari Pos Pelayanan Teknologi Terpadu (Posyantek) di enam kecamatan se-Kota Mataram.
"Sementara tiga lainnya merupakan inovator yang dilibatkan bergerak dalam bidang pemanfaatan bahan layak pakai yang bisa di rubah menjadi barang bernilai ekonomi," katanya.
Sebelum memasuki tahapan pameran dan penilaian tingkat kota, proses kurasi telah dilakukan secara berjenjang di tingkat kelurahan hingga kecamatan.
bahan layak pakai, yang bisa nilai ekonomi.
"Dari jumlah tersebut, seluruh inovasi yang memenuhi 20 indikator penilaian sudah dikirimkan untuk mewakili Kota Mataram di ajang tingkat nasional," katanya..
Hasil dari ajang tersebut, katanya, akan diikutsertakan dalam kompetisi tahunan tingkat nasional, yaitu Innovative Government Award (IGA) yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
"Proses penilaian IGA saat ini sedang berlangsung, pemenang biasanya diumumkan dilakukan sekitar akhir September atau awal Oktober setiap tahun," katanya.
Menurutnya, salah satu produk unggulan yang menjadi andalan Kota Mataram dalam ajang tahun ini adalah pengolahan bahan atau barang bekas menjadi produk bernilai ekonomis tinggi.
Berkat sentuhan kreativitas para inovator lokal, beberapa produk olahan limbah kayu, kain perca, dan lainnya dari Mataram telah berhasil menembus pasar ekspor.
Dengan melihat keberhasilan itu, katanya, pesan utama yang ingin digaungkan melalui pameran tersebut adalah kemudahan dalam berinovasi sebab menghadirkan teknologi di berbagai bidang tidak harus selalu rumit dan mahal.
"Inovasi itu bukan sesuatu yang sulit karena poin utamanya adalah bagaimana kita senantiasa berkreativitas dengan apa yang ada di sekitar kita. Dengan sesuatu yang murah, meriah, dan massal pun tetap keren serta poin inovasinya bisa didapat," katanya.
Pewarta : Nirkomala
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026