BPS Gorontalo jadikan HSN momentum perkuat literasi statistik - ANTARA News Gorontalo

September 2026 · 2 minute read

Gorontalo (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo menjadikan peringatan Hari Statistik Nasional (HSN) 2026 sebagai momentum untuk memperkuat literasi statistik agar data tidak hanya dipahami sebagai angka, tetapi dapat digunakan dan memberikan dampak bagi masyarakat.

Kepala BPS Provinsi Gorontalo Agus Sudibyo mengatakan HSN yang diperingati setiap tahun tidak semestinya hanya menjadi momentum bagi insan statistik, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk memahami pentingnya data dalam kehidupan dan pengambilan kebijakan.

"Harapannya memang Hari Statistik Nasional itu bukan hanya harinya orang BPS, tapi harinya seluruh masyarakat Indonesia, di mana kita berharap statistik itu menjadi bermakna dan berdampak," kata Agus usai apel peringatan HSN 2026 di Kantor BPS Provinsi Gorontalo, Sabtu.

Menurut dia, statistik dapat dimanfaatkan tidak hanya oleh pemerintah dalam menyusun kebijakan, tetapi juga oleh pelaku usaha dan masyarakat. Karena itu, pemahaman terhadap data menjadi penting agar informasi statistik tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Agus mencontohkan polemik mengenai desil yang menurutnya dapat menjadi momentum bagi BPS untuk memberikan literasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai cara memahami data tersebut.

"Kita bisa menggunakan momen ini untuk melakukan literasi dan edukasi ke masyarakat bagaimana kita memahami desil itu tadi. Sehingga masyarakat menjadi paham dan tidak ada polemik yang berkelanjutan," ujarnya.

Ia mengatakan BPS terus membuka ruang bagi masyarakat yang membutuhkan penjelasan mengenai data statistik. Masyarakat dapat mendatangi kantor BPS di kabupaten/kota maupun Provinsi Gorontalo atau memanfaatkan kanal layanan yang tersedia melalui situs resmi BPS.

Sementara itu, dalam sambutan Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti yang dibacakan Agus, insan statistik diajak tidak berhenti pada kegiatan menghasilkan angka, tetapi memastikan statistik yang dihasilkan dapat memberikan manfaat dan dampak bagi masyarakat.

"Di balik angka itu ada keadilan dan kesejahteraan untuk masyarakat," demikian pesan Amalia.

Peringatan HSN 2026 di BPS Provinsi Gorontalo mengusung tema "Statistik Berkualitas untuk Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur". Rangkaian kegiatan diawali dengan apel dan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng serta agenda BPS Award sebagai bagian dari peringatan HSN.

BPS Gorontalo juga membuka bazar yang melibatkan pelaku UMKM dari sejumlah kabupaten/kota dan Provinsi Gorontalo dengan menyediakan berbagai jajanan makanan ringan. Kegiatan tersebut turut dimeriahkan dengan pembagian sejumlah hadiah (doorprize) kepada peserta.

Agus berharap momentum HSN dapat memperkuat kesadaran masyarakat bahwa statistik merupakan bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama untuk memahami berbagai kebijakan dan persoalan yang berkaitan dengan data.

Apel peringatan HSN 2026 di Kantor BPS Provinsi Gorontalo, Sabtu (26/9/2026). (ANTARA/Faradila Alim)

Pewarta: Faradila Alim
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.