BPDP Dorong Transformasi Sawit Berkelanjutan lewat Borneo Forum 2026

August 2026 · 2 minute read

Saeful Anwar

| 16 Agustus 2026, 16:18 WIB

BPDP Dorong Transformasi Sawit Berkelanjutan lewat Borneo Forum 2026

Borneo Forum 2026 mengangkat tema “Resilience, Innovation, and Transformation: Empowering the Palm Oil Industry Beyond Sustainability”.

AKURAT.CO Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan industri kelapa sawit melalui keikutsertaannya dalam Borneo Forum ke-9 Tahun 2026 di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Borneo Forum 2026 mengangkat tema “Resilience, Innovation, and Transformation: Empowering the Palm Oil Industry Beyond Sustainability”.

Forum tersebut menjadi ruang bagi berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong penguatan industri sawit yang tangguh, inovatif, dan berkelanjutan.

Melalui stan BPDP, peserta mendapatkan informasi mengenai peran dan berbagai program BPDP, khususnya program perkebunan rakyat serta sarana dan prasarana. Peserta juga dapat berdiskusi dan menyampaikan masukan terkait pengembangan industri kelapa sawit.

Direktur Perencanaan, Penghimpunan, dan Pengembangan Dana BPDP, Lupi Hartono, mengatakan, forum seperti Borneo Forum penting untuk memperkuat komunikasi dengan para pemangku kepentingan.

“Kami ingin memastikan komunikasi dengan para pemangku kepentingan terus terbangun. Forum seperti Borneo Forum menjadi ruang penting untuk menyampaikan informasi sekaligus mendengar langsung masukan dan kebutuhan dari pelaku industri maupun pekebun,” ujar Lupi, Minggu (16/8/2026).

Baca Juga: Mahjong Cafe Jadi Alternatif Nongkrong Baru di PIK

Direktur Hukum dan Kerja Sama BPDP Pangihutan Siagian menambahkan, masukan dari para pemangku kepentingan diperlukan untuk mengidentifikasi berbagai tantangan di lapangan dan mencari solusi yang tepat.

“Masukan dari para pemangku kepentingan sangat penting bagi kami. Dengan komunikasi yang terbuka dan kerja sama yang baik, berbagai tantangan di lapangan dapat diidentifikasi bersama dan dicarikan solusi yang lebih tepat serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Kehadiran BPDP dalam Borneo Forum 2026 menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, pekebun, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendorong industri kelapa sawit yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Melalui forum dan ruang interaksi tersebut, BPDP mendorong terbentuknya ekosistem perkebunan kelapa sawit dengan produktivitas dan tata kelola yang baik, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dan perekonomian nasional.