BPBD Temanggung menyalurkan 113 tangki air bersih di 19 desa
Jumat, 4 September 2026 16:25 WIB
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung menyalurkan bantuan air bersih di salah satu desa. ANTARA/Heru Suyitno
Temanggung (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung telah menyalurkan 113 tangki air bersih ke 29 dusun di 19 desa yang tersebar di 10 kecamatan untuk membantu warga yang terdampak kekeringan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung Totok Nursetyato di Temanggung, Jumat, menyampaikan air bersih tersebut sebagian besar diambil dari sumber air Pikatan, namun untuk wilayah tertentu BPBD menyesuaikan sumber pengambilan berdasarkan jarak dan kebutuhan.
"Khusus wilayah Katekan, pasokan air bersih diambil dari sumber air Traji karena lokasinya lebih dekat," katanya.
Dari sejumlah wilayah terdampak kekeringan, katanya, Kecamatan Kranggan menjadi salah satu daerah dengan kondisi paling parah, terutama di Desa Gentan ada tujuh dusun yang perlu bantuan air.
Ia menyampaikan, penyaluran dilakukan untuk memenuhi kebutuhan warga di seluruh wilayah yang telah terdata tetap mendapatkan suplai secara rutin.
Selain penyaluran yang dilakukan BPBD, bantuan air bersih juga datang dari sejumlah pihak lain, termasuk Palang Merah Indonesia (PMI). Sementara itu, PDAM juga memberikan pelayanan air bersih dengan mobil tanki untuk pelanggan.
Untuk memastikan kebutuhan warga tetap terpenuhi, kata dia, BPBD melakukan penyaluran air bersih secara berkelanjutan. Rata-rata setiap hari terdapat sekitar empat tangki yang didistribusikan ke sejumlah titik terdampak.
Pada hari ini, penyaluran dilakukan di wilayah Gemawang, Kranggan, untuk Dusun Klepu dan Suruh, serta Tlilir. Total terdapat empat titik penyaluran air bersih.
Pewarta: Heru Suyitno
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.