BPBD Barut lanjutkan pemadaman karhutla di kawasan observasi Chanee Kalaweit

September 2026 · 3 minute read

BPBD Barut lanjutkan pemadaman karhutla di kawasan observasi Chanee Kalaweit

Senin, 14 September 2026 20:52 WIB

Image Print

Tim gabungan BPBD Barito Utara kembali melakukan penanganan lanjutan terhadap kebakaran hutan di wilayah observasi Chanee Kalaweit, tepatnya di Jalan Houling PT PAMA TOP, Desa Paring Lahung, Kecamatan Montallat, Minggu (13/9/2026) malam. ANTARA/HO-BPBD Barito Utara

Muara Teweh (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Utara,Kalimantan Tengah, bersama tim gabungan kembali melakukan penanganan lanjutan terhadap kebakaran hutan di wilayah observasi Yayasan Chanee Kalaweit, tepatnya di Jalan Houling PT PAMA TOP Kilometer 4, Desa Paring Lahung, Kecamatan Montallat.

"Ppenanganan kebakaran dilakukan setelah pihak Chanee Kalaweit melaporkan adanya api yang telah berhasil melewati sekat bakar yang sebelumnya dibuat dengan lebar sekitar enam meter," kata Kepala BPBD Barito Utara Mochamad Ikhsan melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik (Darlog) Rizali Hadi di Muara Teweh, Senin.

Menurut dia, pada Minggu malam sekitar pukul 20.22 WIB, anggota BPBD menerima informasi dari pihak Chanee Kalaweit bahwa api telah menyebrangi sekat bakar yang dibuat. Setelah menerima laporan tersebut, tim langsung bergerak menuju titik perambatan api.

Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan pemadaman dengan menggelar beberapa roll selang. Pasokan air dalam penanganan tersebut turut didukung menggunakan water tank milik PT PAMA TOP.

Setelah dilakukan penanganan selama kurang lebih tiga jam 30 menit, tim gabungan berhasil mengendalikan api yang telah melewati sekat bakar.

“Api yang menyebrangi sekat bakar berhasil dikendalikan. Setelah berkoordinasi dengan pihak Chanee Kalaweit dan perusahaan, tim gabungan memutuskan penanganan dilanjutkan pada pagi hari,” jelasnya.

Dalam penanganan tersebut, BPBD Barito Utara bersama Chanee Kalaweit termasuk personel ANUA, PT PAMA TOP termasuk personel Emergency, PT Mitra Barito, serta masyarakat setempat.

Sejumlah sarana yang digunakan antara lain satu unit mobil Fire Jeep BPBD, satu unit mobil personel BPBD, dua unit mobil Triton ANUA, dua unit water tank PT PAMA TOP, satu unit water tank PT Mitra Barito, satu unit Triton PT Mitra Barito, satu unit mobil ERC PT PAMA TOP, serta dua unit sepeda motor milik ANUA.

Sementara itu, BPBD Barito Utara mengerahkan enam roll selang ukuran 1,5 inci, satu roll selang ukuran 2,5 inci, dua buah nozzle ukuran 1,5 inci, serta satu buah connector Y ukuran 2,5 inci ke 1,5 inci.

Rizali menjelaskan, kebakaran yang terjadi merupakan tipe kebakaran permukaan dengan kondisi tanah mineral dan serasah yang cukup tebal. Vegetasi di sekitar lokasi berupa tumpukan pepohonan, dedaunan, serta semak belukar.

“Cuaca di lokasi berangin sehingga penanganan harus dilakukan secara intensif dan tetap memperhatikan perkembangan api,” katanya.

Pewarta : Kasriadi
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.