BPBD Aceh Barat Pasang Spanduk di Lima Titik Rawan Cegah Karhutla |Republika Online

August 2026 · 2 minute read

BPBD Aceh Barat gencarkan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan.

REPUBLIKA.CO.ID, MEULABOH, – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat menggencarkan langkah preventif untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan memasang spanduk imbauan di sejumlah titik rawan. Pemasangan spanduk edukatif ini difokuskan di lima kawasan strategis yang teridentifikasi rentan terjadi kebakaran di wilayah itu.

Plt Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat, Darmawan, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari penguatan sistem peringatan dini (early warning system) sekaligus edukasi langsung kepada masyarakat. Ia berharap masyarakat dapat menghentikan kebiasaan menggunakan api dalam pembersihan maupun pembukaan lahan pertanian.

“Pemasangan spanduk ini sebagai upaya untuk memperkuat langkah preventif dalam mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Aceh Barat,” kata Darmawan dalam keterangannya di Meulaboh, Senin.

Lima Titik Rawan Karhutla

Adapun lima lokasi strategis yang menjadi fokus pemasangan spanduk tersebut meliputi Alue Peunyareng di Kecamatan Meureubo, Desa Ujong Beurasok dan Desa Suak Raya di Kecamatan Johan Pahlawan. Selanjutnya, spanduk juga dipasang di Desa Napai Kecamatan Woyla Barat dan Desa Kuta Padang Layung di Kecamatan Bubon.

Darmawan menegaskan pentingnya mengubah pola pikir masyarakat dalam mengelola lahan. Menurutnya, pembakaran lahan tidak hanya memicu bencana ekologis, tetapi juga berdampak buruk pada kesehatan masyarakat luas.

“Pembakaran lahan secara sembarangan berisiko memicu kebakaran skala besar yang sulit dikendalikan. Melalui imbauan ini, kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk saling menjaga wilayah masing-masing dari bahaya api,” tegasnya.

Dengan adanya imbauan tersebut, BPBD Aceh Barat berharap mampu meminimalisasi potensi bencana karhutla. Langkah ini diharapkan dapat mewujudkan kawasan Kabupaten Aceh Barat yang aman, amanah, dan bebas dari bencana.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara