Hal ini dibongkar oleh sahabat sekaligus mantan manajernya, Nanda Persada.
Baca Juga: Disebut Tak Serius Karena Absen Sidang, Pengacara Ruben Onsu Sindir Balik Sarwendah: Dia Tidak Amanah
Nanda mengungkapkan bahwa Ruben masih meyakini adanya ketulusan dalam diri Sarwendah, terlepas dari konflik runcing yang saat ini tengah mereka hadapi.
"Ruben merasa optimis bahwa Sarwendah masih punya sisi baiknya. Mungkin memang ketidakpercayaan ke sekeliling yang di sekitarnya Sarwendah mungkin saat ini ya," jelas Nanda Persada di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (16/7/2026).
Nanda menyebutkan bahwa Ruben tidak percaya jika perubahan sikap Sarwendah murni berasal dari keinginan pribadinya.
Presenter kondang itu menduga ada andil atau pengaruh dari pihak-pihak luar di lingkaran terdekat Sarwendah yang memperkeruh suasana.
"Dia bilang seorang Sarwendah itu tidak mungkin seperti sekarang kalau nggak ada pengaruh dari orang-orang lain," tutur Nanda.
Kendati demikian, Ruben tampaknya enggan menutup rapat pintu komunikasi. Dia masih membuka ruang diskusi dan berharap ada jalan tengah yang bisa diambil demi masa depan dan kebahagiaan buah hati mereka.
"Jadi aku melihat sebenarnya Ruben masih respect sama Wenda. Masih menaruh harapan ada solusi bersama. Itu yang mestinya dimanfaatkan oleh Wenda," sambung Nanda.
Bukan hanya kepada Sarwendah, Ruben juga dikabarkan masih menaruh harapan besar pada sang adik, Jordi Onsu.
Baca Juga: Enggan Ambil Pusing Isu Pesugihan Gunung Kawi Sarwendah, Ruben Onsu Fokus ke Hak Asuh Anak
Diketahui, hubungan kakak-beradik ini sempat merenggang, dan Jordi kini dinilai lebih berpihak kepada Sarwendah dalam konflik keluarga ini.
Sebagai kakak tertua, Ruben disebut tetap memprioritaskan ikatan keluarga. Mengingat status mereka yang sudah yatim piatu, Ruben percaya bahwa bagaimanapun kondisinya, persaudaraan mereka tidak akan pernah terputus.
"Apalagi Ruben udah ngomong kan soal adik dan kakak sampai kapan pun tetap ada hubungan darah, sampai kapan pun," tutup Nanda.
Prahara rumah tangga Ruben Onsu dan Sarwendah belakangan ini memang semakin runyam.
Ruben sebelumnya mengaku kesulitan untuk bertemu dengan kedua putrinya, yang kemudian berbuntut pada keputusannya menyetop aliran nafkah.
Kini, konflik tersebut telah bergulir ke ranah hukum dan lembaga negara.
Keduanya diketahui saling lapor ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), bersamaan dengan gugatan hak asuh anak yang dilayangkan Ruben ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.