Bengkayang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, memperkuat akses pelayanan kesehatan dasar masyarakat wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di wilayah itu, dengan meresmikan Puskesmas Pembantu Sungkung Area, Kecamatan Siding, Jumat.
"Peresmian pustu ini sebagai upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang selama ini menghadapi tantangan jarak dan kondisi geografis dalam mengakses fasilitas kesehatan," kata Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, di Dusun Sungkung Kadok, Desa Sungkung II, Kecamatan Siding.
Sebastianus Darwis mengatakan keberadaan puskesmas pembantu tidak boleh hanya dimaknai sebagai penambahan bangunan atau fasilitas kesehatan, tetapi harus diikuti dengan pelayanan yang aktif, berkelanjutan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat setempat.
“Pembangunan fasilitas kesehatan tidak hanya sebatas gedung dan sarana. Yang paling penting adalah pelayanan harus baik, aktif, dan berkelanjutan,” kata dia.
Ia meminta tenaga kesehatan yang bertugas memberikan pelayanan secara ramah, humanis, profesional, dan bertanggung jawab. Selain pelayanan pengobatan, Pustu juga diharapkan aktif menjalankan upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat menjaga kesehatan.
Menurut dia, pelayanan tersebut antara lain dapat dilakukan melalui edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, pemantauan status gizi, serta pencegahan berbagai penyakit.
“Jangan datang ke fasilitas kesehatan hanya ketika sudah sakit. Mari biasakan pemeriksaan dan menjaga kesehatan sejak dini,” ujarnya.
Bupati juga mengajak pemerintah desa, kader kesehatan, tokoh masyarakat, adat, dan agama untuk bersama-sama mendukung keberadaan pustu sehingga fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat Sungkung dan wilayah sekitarnya.
Ia menegaskan pembangunan pelayanan dasar harus menjangkau seluruh wilayah Bengkayang, termasuk kawasan pedalaman dan perbatasan yang memiliki tantangan geografis dan akses transportasi.
“Pemerintah daerah terus berupaya agar pembangunan tidak hanya terpusat di perkotaan, tetapi juga dirasakan masyarakat di wilayah pedalaman dan perbatasan,” katanya.
Dengan beroperasinya Pustu Sungkung Area, masyarakat diharapkan lebih mudah memperoleh pemeriksaan kesehatan dasar, mendapatkan edukasi kesehatan, serta melakukan deteksi dini sehingga tidak selalu harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan.
Pewarta: Narwati
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.