Baznas: realisasi zakat ASN Mataram capai Rp5 miliar

August 2026 · 2 minute read
"Alhamdulillah, realisasi zakat yang kami himpun dari ASN tahun ini terjadi peningkatan signifikan,"

Mataram (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyebutkan realisasi zakat, infak, dan sedekah, dari aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintah Kota Mataram dari Januari sampai awal Agustus 2026, mencapai Rp5 miliar lebih atau sekitar 75 persen dari target Rp6,750 miliar.

"Alhamdulillah, realisasi zakat yang kami himpun dari ASN tahun ini terjadi peningkatan signifikan," kata Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Mataram H Djaswad di Mataram, Kamis.

Dengan realisasi tersebut, pihaknya optimistis realisasi zakat ASN hingga akhir tahun 2026, realisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Banzas Kota Mataram bisa mencapai hingga Rp8 miliar.

Tingginya realisasi penghimpunan ZIS terutama dari kalangan ASN lingkup Pemerintah Kota Mataram itu, karena adanya imbauan langsung dari Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana kepada ASN untuk membayarkan zakat penghasilan.

"Bahkan dalam setiap rapat koordinasi, hal tersebut disampaikan sehingga ASN di semua organisasi perangkat daerah (OPD) melaksanakan imbauan dengan maksimal," katanya.

Dikatakan, ZIS yang dihimpun Baznas Kota Mataram setiap tahun didistribusikan melalui lima program utama meliputi pertama program Mataram peduli, kedua Mataram sejahtera seperti bantuan bagi fakir, miskin, dan program pemugaran rumah tidak layak huni.

Untuk program pemugaran rumah tidak layak huni, tahun 2026 ditargetkan menyasar sebanyak 26 unit rumah. Terdiri atas 15 unit merupakan program rumah dibangun baru atau dari nol karena kondisi rumah sudah rusak berat.

Sedangkan sisanya 11 unit RTLH dilakukan renovasi karena struktur rumah dinilai masih kokoh sehingga renovasi dilakukan pada beberapa bagian.

"Untuk program bangun baru, anggaran pemugaran kami alokasikan Rp25 juta per unit, sedangkan RTLH renovasi masing-masing dialokasikan Rp20 juta," katanya.

Kemudian, program ke tiga untuk penyaluran ZIS adalah program Mataram cerdas bantuan bea siswa warga miskin dan satu keluarga satu sarjana. Keempat Mataram sehat berupa bantuan berobat dan penanganan stunting, dan kelima program Mataram takwa berupa bantuan untuk guru mengaji, marbot, mualaf, dan lainnya.

"Semua program itu harus memenuhi target sasaran yakni sesuai dengan 8 asnaf penerima zakat dalam Al Quran," ujarnya.

Baca juga: Baznas Mataram ubah pola pendistribusian bantuan siswa miskin agar tepat sasaran

Baca juga: Baznas Mataram pugar puluhan rumah tidak layak huni

Baca juga: Bupati Lombok Timur menargetkan pengumpulan zakat Rp31 miliar

Pewarta : Nirkomala
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026