Batang perkuat pesisir pantai cegah rob dan restorasi ekosistem

September 2026 · 2 minute read

Batang perkuat pesisir pantai cegah rob dan restorasi ekosistem

Senin, 21 September 2026 23:06 WIB

Image Print

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Rusmanto. ANTARA/Kutnadi

Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah terus memperkuat kondisi pesisir Pantai Kuripan untuk mencegah banjir rob dan restorasi ekosistem meski tingkat abrasi pantai masih tergolong relatif kecil.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang Rusmanto di Batang, Senin, mengatakan bahwa sebagai langkah menjaga kelestarian ekosistem pesisir, pihaknya menggiatkan penanaman vegetasi mangrove di sepanjang pesisir pantai.

"Kewaspadaan tetap menjadi kunci. Langkah ini tak sekadar menahan gempuran air laut tetapi juga menjadi upaya jangka panjang menjaga kelestarian ekosistem pesisir seperti melakukan penanaman mangrove ini," katanya.

Menurut dia, keberadaan tanaman mangrove ini diharapkan mampu memberikan perlindungan ganda yaitu meredam dampak rob dan akar-akar mangrove yang kokoh nantinya menjadi rumah dan ruang tumbuh ideal bagi berbagai organisme serta biota laut.

"Jadi nanti selain untuk penanganan robnya, kita juga bisa menumbuhkan ekosistem laut yang lebih baik. Langkah konservasi berbasis ekosistem ini kian mendesak untuk dilakukan," katanya.

Ia mengatakan, data lapangan menunjukkan bahwa penyusutan daratan pesisir secara umum terus terjadi secara konstan setiap tahunnya.

Kawasan pesisir Pantai Kuripan, kata dia, kini garis pantainya mulai makin menyusut dari tahun ke tahun akibat erosi dan bahaya banjir rob.

"Oleh karena itu, tanpa penanganan yang tepat, bentang alam pesisir daerah akan terus tergerus perlahan. Kalau secara umum ada pengurangan garis pantai sekitar 20 sentimeter sampai 40 centimeter," katanya.

Pewarta: Kutnadi
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.