Basarnas Setop Penyelaman KM Virgo Transport 8, Fokus Cari Korban Hanyut |Republika Online

October 2026 · 2 minute read

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARMASIN, – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) resmi menghentikan operasi penyelaman dalam pencarian korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 pada Sabtu (hari ke-21). Keputusan ini diambil karena kondisi jasad korban yang telah berubah sehingga operasi bawah air dinilai tidak lagi efektif.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii menjelaskan bahwa pada hari-hari awal operasi, jasad korban yang dievakuasi dari dalam kapal masih memungkinkan untuk terapung. Namun, kondisi tersebut kini telah berubah drastis seiring perubahan struktur kapal.

"Jika pada hari-hari sebelumnya korban dapat naik dengan sendirinya setelah dikeluarkan, kini korban dapat terurai ketika berhasil dikeluarkan dari dalam kapal. Karena itu, tidak efektif kalau operasi underwater ini kita teruskan dalam kondisi sekarang," ujar Syafii dalam konferensi pers di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu malam.

Harapan pada Operasi Pengangkatan Kapal

Syafii mengharapkan operasi salvage atau pengangkatan badan kapal oleh pemilik kapal dapat segera dilaksanakan. Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan keberadaan korban yang masih berada di dalam kapal, sehingga proses evakuasi dapat dilakukan ketika kapal sudah berhasil diangkat dari dasar laut.

"Kemampuan maksimal penyelaman terhadap badan kapal telah dilakukan, dan tiga hari terakhir ini tidak menemukan korban lagi," tuturnya. Ia menambahkan bahwa masih terdapat bagian kapal yang belum tersentuh penyelam, termasuk lambung kiri, tetapi kondisi di dalam kapal sangat labil dan membahayakan keselamatan penyelam.

Fokus Baru Pencarian di Tiga Provinsi

Meskipun operasi penyelaman dihentikan, Basarnas memutuskan untuk tetap melanjutkan operasi SAR. Fokus pencarian kini dialihkan pada wilayah-wilayah yang berpotensi menjadi lokasi korban hanyut terbawa arus air laut, yakni di perairan Kalimantan Selatan (Kalsel), Kalimantan Tengah (Kalteng), dan Kalimantan Barat (Kalbar).

Hingga hari ke-21 operasi SAR, Sabtu pukul 22.00 WITA, Basarnas mengonfirmasi sebanyak 188 orang telah ditemukan. Rinciannya, 108 orang berhasil diselamatkan dalam keadaan selamat dan 80 orang meninggal dunia. Sementara itu, 55 korban lainnya masih dalam proses pencarian dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara