Basarnas Bali turunkan helikopter bantu tangani insiden kapal penumpang terbakar di Lombok - ANTARA News Bali

August 2026 · 2 minute read

Denpasar (ANTARA) - Kantor Basarnas Bali menurunkan helikopter SGi Air Bali untuk membantu menangani insiden kebakaran yang menimpa Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin di Perairan Selat Lombok.

“Heli SGi Air Bali take off pukul 09.50 Wita menuju search area,” ucap Kepala Kantor Basarnas Bali I Nyoman Sidakarya di Denpasar, Rabu.

Ia mengatakan mengingat situasi yang darurat, dan Kantor SAR Mataram juga berkoordinasi dengan Kantor SAR Denpasar, maka dikerahkan helikopter untuk pantauan yang lebih luas melalui udara di kawasan perairan.

“Lebih untuk pencarian via udara, karena dengan heli jangkauan pandang lebih luas, tetap untuk evakuasi dengan alut laut terdekat,” ujar Sidakarya.

Selain helikopter SGi Air Bali dengan enam personel terdiri dari pilot, co pilot, dua kru, dan dua penyelamat, Basarnas Bali juga mengerahkan KN SAR Arjuna untuk membantu proses evakuasi.

Di dalam KN SAR Arjuna terdapat 21 personel dari Bali yang berangkat melalui Pelabuhan Benoa pukul 08.00 Wita pagi tadi, disusul Kepala Kantor Basarnas Bali, Kasi Ops Basarnas Bali, humas, dan lima personel dari Pos SAR Karangasem melalui Pelabuhan Padang Bai.

Untuk diketahui, berdasarkan keterangan Kantor SAR Mataram saat ini sedang dilakukan operasi SAR intensif menyusul insiden kebakaran yang menimpa KMP Putri Yasmin di Perairan Selat Lombok.

Insiden tersebut dilaporkan terjadi pada pukul 04.15 Wita saat kapal dalam perjalanan dari Pelabuhan Padang Bai menuju Pelabuhan Lembar.

Kantor SAR Mataram menerima laporan darurat pada pukul 04.39 Wita dan segera mengerahkan personel untuk melakukan proses evakuasi.

Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi menyampaikan prioritas utama tim saat ini adalah keselamatan jiwa seluruh penumpang dan kru kapal.

"Kami telah mengerahkan KN 220 Mataram, Rigit Inflatable Boat (RIB), dan Rigit Buoyancy Boat (RBB) ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi serta berkoordinasi dengan kapal-kapal yang berada di sekitaran lokasi kejadian," ujar Muhamad Hariyadi.

Operasi SAR ini melibatkan sinergi dari berbagai unsur, antara lain Kantor SAR Mataram, Kantor SAR Denpasar, KMP PortLink II, KAL Lembar, TNI AL, Polres Lombok Barat, Polairud Lombok Barat, Syahbandar Pelabuhan Lembar, kapal yatch, SGi Air Bali, masyarakat setempat, dan pihak terkait lainnya.

Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih berada di lokasi kejadian untuk melaksanakan proses evakuasi.

Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.