Jakarta (ANTARA) - Asian Development Bank (ADB) menyatakan siap untuk terus bekerja sama dengan Indonesia dalam pembangunan industri guna menciptakan lapangan kerja yang inklusif dan bernilai tambah tinggi.
“ADB akan terus bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk membantu mewujudkan potensi tersebut menjadi lapangan kerja yang inklusif dan bernilai tambah tinggi bagi masyarakat Indonesia,” kata Kepala Perwakilan ADB untuk Indonesia Bobur Alimov dalam acara Indonesia Development Talks yang digelar di Jakarta, Kamis.
Penelitian ADB menunjukkan bahwa sektor manufaktur dapat memainkan peran yang sangat penting dalam membantu perekonomian negara-negara berkembang dalam memperkecil kesenjangan produktivitas dengan perekonomian negara-negara yang lebih maju.
Studi tersebut menyoroti pentingnya kebijakan yang mendukung peningkatan industri, pengembangan keterampilan, dan investasi guna membantu perekonomian beralih ke kegiatan bernilai tambah yang lebih tinggi.
Temuan tersebut sejalan dengan Industrial Development Report 2026 UNIDO, yang menekankan perlunya kebijakan industri yang terarah untuk memperkuat daya saing dan mempertahankan pertumbuhan jangka panjang.
Laporan tersebut mengutip upaya Indonesia dalam memperluas pengolahan sumber daya mineral di dalam negeri sebagai contoh kebijakan yang bertujuan meningkatkan nilai tambah dan pembangunan industri. Kedua studi tersebut menekankan bahwa transformasi industri membutuhkan lebih dari sekadar investasi.
Kelembagaan yang kuat, tenaga kerja terampil, infrastruktur yang memadai, dan akses terhadap pembiayaan merupakan hal-hal yang esensial untuk membantu perusahaan tumbuh dan bersaing.
“Pada intinya, pembangunan industri berpusat pada manusia. Indonesia sedang mengalami momentum yang nyata dalam transformasi industrinya, dan penelitian ini menunjukkan sejauh mana momentum tersebut dapat mendorong pertumbuhan produktivitas dengan pilihan kebijakan yang tepat,” ujar Bobur.
ADB adalah bank pembangunan multilateral terkemuka yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan, inklusif, dan tangguh di Asia dan Pasifik.
Bekerja sama dengan para anggota dan mitranya untuk mengatasi tantangan yang kompleks secara bersama-sama, ADB memanfaatkan perangkat keuangan yang inovatif dan kemitraan strategis untuk mengubah kehidupan, membangun infrastruktur yang berkualitas, dan melindungi bumi kita. Didirikan pada 1966, ADB beranggotakan 69 negara, dengan 50 di antaranya berasal dari kawasan Asia dan Pasifik.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: ADB siap dukung Indonesia bangun industri guna ciptakan lapangan kerja
Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.