Abang None 2026 dan misi besar menuju usia lima abad Jakarta

September 2026 · 3 minute read
Di balik selempang dan gelar, ada nama Jakarta yang melekat, ada citra kota yang harus dijaga, dan ada nilai-nilai budaya yang harus terus dirawat,

Jakarta (ANTARA) - Jakarta memiliki ikon baru setelah Herve Pierre Sidarta dari Jakarta Selatan dan Citra dari Jakarta Timur resmi terpilih sebagai Abang dan None Jakarta 2026 pada malam puncak seleksi, Jumat (18/9).

Senyum mengembang di wajah kedua pemenang itu ketika presenter Okky Lukman dan Irfan Hakim mengumumkan nama mereka di hadapan para finalis dan tamu undangan. Tepuk tangan pun mengiringi langkah mereka menuju panggung sebagai duta baru Ibu Kota.

Mahkota itu bukan sekadar simbol kemenangan. Di balik selempang Abang dan None, terbentang misi besar untuk mengusung wajah, narasi, dan identitas Jakarta menuju seabad setengah usianya yang ke-500.

Perjalanan mereka diawali proses seleksi ketat. Para peserta tidak hanya dituntut memiliki kemampuan komunikasi dan penampilan yang menarik, tetapi juga pemahaman mendalam mengenai pembangunan pariwisata serta ekonomi kreatif.

Sosok yang dicari tak sekadar menjadi wajah Jakarta, melainkan pemuda yang mampu menjadi penggerak, pencipta gagasan, dan terus membawa Jakarta berkembang sebagai kota global.

Oleh karena itu, penilaian terhadap 18 pasang atau 36 finalis dilakukan oleh dewan juri lintas disiplin. Indikator penilaian mencakup pengetahuan tentang Jakarta, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, pola pikir global dan kreatif, hingga kemampuan berkolaborasi dan menghadirkan solusi.

Ke-36 finalis tersebut mewakili enam wilayah administrasi di DKI Jakarta, yaitu lima kota administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu.

Sementara itu, juri ajang yang memasuki penyelenggaraan ke-54 ini diisi oleh figur-figur tepercaya dari berbagai bidang. Mereka terdiri atas tokoh Betawi, pegiat industri pariwisata, hingga pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Para juri yang bertugas antara lain Beky Mardani (bidang kebudayaan Betawi), Yustinus Prastowo dan Suharini Eliawati (bidang pemerintahan), Rose Mini (bidang psikologi), Poppy Dharsono (bidang tata busana), Fifi Aleyda Yahya (bidang public speaking dan bahasa asing), Haryadi Sukamdani (bidang pariwisata), Joshua Simanjuntak (bidang ekonomi kreatif), serta Ayu Dyah Pasha (bidang etiket dan kepribadian).

Baca juga: Pierre dan Citra jadi Abang None 2026

Penentuan pemenang juga dipengaruhi oleh jawaban atas pertanyaan yang diajukan langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, kepada tiga besar finalis dengan durasi menjawab hanya 30 detik. Saat itu, Rano menyampaikan masing-masing satu pertanyaan untuk finalis Abang dan None.

Kepada finalis Abang, Rano menanyakan strategi membuat Jakarta semakin maju sekaligus membuka kesempatan bagi anak mudanya. Pierre menjawab bahwa ekonomi kreatif adalah kuncinya, dan ia meyakini makin banyak anak muda Ibu Kota yang dapat terlibat aktif di sektor ini.

Sementara kepada finalis None, Rano menanyakan strategi menjaga identitas Jakarta sebagai kota global. Menjawab hal tersebut, Citra menekankan pentingnya melestarikan budaya demi menjaga sejarah bangsa.

Herve Pierre Sidarta dari Jakarta Selatan dan Citra dari Jakarta Timur terpilih menjadi Abang dan None 2026 setelah diumumkan dalam Final Abang dan None Jakarta tahun 2026 di Jakarta, Jumat (18/9/2026). ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta.


Hingga akhirnya, saat yang ditunggu-tunggu tiba. Selempang dan gelar resmi disematkan kepada Pierre dan Citra—sebuah amanat yang membawa misi tak seringan kelihatannya.

Selain mereka, posisi Wakil I Abang None Jakarta 2026 diraih oleh Muhammad Hamiz Ghani (Jakarta Barat) dan Nadya Ramadhita (Kepulauan Seribu). Sementara itu, gelar Wakil II diraih oleh Muhammad Zaeralsyah (Kepulauan Seribu) dan Thana Mutia (Jakarta Timur). Adapun gelar Juara Favorit Abang None 2026 jatuh kepada Muhammad Figo Zulvan (Jakarta Barat) dan Azzahra Nureyna (Jakarta Utara).

"Di balik selempang dan gelar, ada nama Jakarta yang melekat, ada citra kota yang harus dijaga, dan ada nilai-nilai budaya yang harus terus dirawat," demikian pesan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, pada malam final Abang None 2026.

Baca juga: Rano Karno ingatkan menjadi Abang dan None bukan hanya tentang gelar

Editor: Dadan Ramdani
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.