90 Kopdes Merah Putih di Kudus siap dioperasikan
Minggu, 27 September 2026 17:32 WIB
Salah satu Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih di Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, selesai dibangun dan sudah siap beroperasi, karena sarana dan prasaran sudah siap, Minggu (27/9/2026). ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.
Kudus (ANTARA) - Sebanyak 90 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, siap dioperasikan setelah sarana dan prasarana pendukung koperasi tersedia.
"Saat ini operasional puluhan koperasi tersebut tinggal menunggu surat keputusan (SK) penetapan manajer untuk koperasi desa," kata Komandan Kodim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie di Kudus, Minggu.
Ia mengatakan seluruh 90 koperasi yang tersebar di sembilan kecamatan tersebut telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang operasional, mulai dari jaringan listrik dan internet, mebeler, rak toko, komputer kasir, sistem kasir, kamera pengawas atau CCTV, hingga kendaraan angkut.
"Sebanyak 90 Kopdeskel sudah siap. Mulai dari rak toko, kendaraan, CCTV, pemindai, komputer kasir, listrik, hingga internet juga sudah ada," ujarnya.
Selain fasilitas pendukung di lokasi koperasi, masing-masing Kopdeskel juga telah menerima bantuan armada transportasi berupa truk, kendaraan pikap, serta kendaraan roda tiga untuk menunjang kegiatan operasional dan distribusi barang.
Puluhan Kopdeskel yang telah siap tersebut tersebar di Kecamatan Kota, Gebog, Dawe, Kaliwungu, Jati, Jekulo, Mejobo, Undaan, dan Bae.
Yuusufa menambahkan masih terdapat sejumlah hal teknis yang perlu dikoordinasikan, termasuk terkait lahan parkir dengan pihak PT Agrinas.
Sementara itu, selama masa persiapan, pemerintah desa dan kelurahan diminta turut meramaikan dan mendukung keberadaan koperasi tersebut. Pengelolaan koperasi itu selanjutnya akan berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.