3 Kalimat yang Tidak Mau Diucapkan Orang yang High Class

October 2026 · 3 minute read

Dimitrie Hardjo | Beautynesia

Sabtu, 03 Oct 2026 14:00 WIB

3 Kalimat yang Tidak Mau Diucapkan Orang yang High Class

3 Kalimat yang Tidak Mau Diucapkan Orang yang High Class/ Foto: Pexels.com/Andrea Piacquadio

Beauties, kelas sosial seseorang tak semata dilihat dari barang-barang mewah yang dipakai atau tempat-tempat yang dikunjungi. Kelas sosial atas itu justru dilihat dari sopan santun, tata krama, termasuk caranya bertutur kata.

Orang yang high class punya kesadaran diri yang tinggi bahwa perkataannya bisa merendahkan dan menyakiti orang lain. Oleh karenanya, ada beberapa kalimat yang nggak akan kamu dengar dari mulut orang dari kelas sosial atas ini. Mungkin kalimat ini tampak sepele, tapi sebenarnya bisa merusak citra seseorang karena terdengar kurang elegan. Apa saja?

“Anda tahu nggak sih, saya siapa?”

Kalimat “Anda tahu nggak sih, saya siapa?”

Kalimat “Anda tahu nggak sih, saya siapa?”/ Foto: Pexels.com/Yaroslav Shuraev

Saat berkonflik dengan seseorang atau berhadapan dengan orang lain dengan status sosial yang mungkin lebih rendah darinya, orang yang berkelas tidak akan mengucapkan pertanyaan seperti ini, Beauties. Melansir dari Bolde, kalimat ini cenderung bersifat sombong dan arogan. Kalimat ini juga bertolak belakang dengan saran pakar etiket Myka Meier yang menyampaikan bahwa cara terbaik untuk mendapatkan rasa hormat adalah melalui tindakan dan kebaikan, bukan melalui sikap mementingkan diri sendiri.

“Itu bukan urusanku”

Kalimat “Itu bukan urusanku”

Kalimat “Itu bukan urusanku”/ Foto: Pexels.com/Artem Podrez

Mungkin ada orang yang tergiur untuk mengucapkan kalimat ini ketika ada orang lain yang sedang meminta tolong. Namun, orang berkelas yang menjunjung tinggi tata krama dan memiliki empati. Berdasarkan studi tahun 2021 tentang hubungan sosial yang dikutip dari YourTango, orang yang mempraktikkan perilaku dengan empati memiliki hubungan yang lebih bahagia dan memuaskan. Jadi, alih-alih mengatakan, “Itu bukan masalahku” atau “cari tahu sendiri”, orang-orang berkelas akan memimpin dengan empati.

“Aku nggak peduli”

Kalimat “Aku nggak peduli”

Kalimat “Aku nggak peduli”/ Foto: Pexels.com/Felicity Tai

Masih menyambung dari penjelasan sebelumnya, empati tersebut juga ditunjukkan dengan sikap peduli. Orang yang berkelas akan menunjukkan kepeduliannya ketika orang lain berbicara padanya atau meminta pertolongan karena inilah yang akan mempererat hubungan mereka. Hal ini sejalan dengan penelitian oleh psikolog John Gottman yang menekankan pentingnya menunjukkan kepedulian terhadap orang lain sebagai cara untuk membangun hubungan yang kuat dan langgeng.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

Pilihan Redaksi

(dmh/dmh)

Komentar

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.