3 Aplikasi AI yang Sedang Mengubah Cara Orang Bekerja, dari ChatGPT hingga Canva Magic Studio

July 2026 · 2 minute read

VIVA – Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tidak lagi sekadar menjadi teknologi pelengkap. Dalam beberapa tahun terakhir, AI telah berubah menjadi alat produktivitas utama yang membantu jutaan orang menyelesaikan pekerjaan lebih cepat, mulai dari menulis dokumen, membuat presentasi, mendesain materi promosi, hingga menganalisis data.

Baca Juga

Laporan berbagai perusahaan teknologi menunjukkan bahwa penggunaan AI generatif terus meningkat di kalangan pekerja kantoran, pelaku usaha, kreator konten, hingga mahasiswa. Perubahan tersebut membuat cara bekerja menjadi jauh berbeda dibanding beberapa tahun lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut VIVA telah merangkum Kamis, 30 Juli 2026, ada tiga aplikasi AI yang saat ini menjadi penggerak utama transformasi dunia kerja.

Baca Juga

1. ChatGPT

ChatGPT dari OpenAI menjadi salah satu aplikasi AI paling berpengaruh dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga

Awalnya dikenal sebagai chatbot berbasis AI, kini ChatGPT berkembang menjadi asisten produktivitas yang mampu membantu menyusun laporan, membuat ringkasan dokumen, menulis email profesional, menghasilkan ide kreatif, menerjemahkan bahasa, hingga membantu proses pemrograman.

Melalui fitur Apps, Canvas, dan kemampuan bekerja dengan berbagai dokumen, ChatGPT juga mulai mampu terhubung dengan layanan kerja lain sehingga pengguna dapat menyelesaikan lebih banyak pekerjaan tanpa harus berpindah aplikasi. OpenAI bahkan terus mengembangkan kemampuan AI untuk bekerja dengan file, spreadsheet, presentasi, dan sumber data perusahaan.

Bagi pekerja profesional, ChatGPT kini tidak hanya berfungsi sebagai mesin pencari informasi, tetapi juga sebagai rekan kerja digital yang membantu mempercepat berbagai proses administratif maupun kreatif.

2. Canva Magic Studio

Canva telah berkembang jauh melampaui fungsi awalnya sebagai aplikasi desain grafis sederhana.

Melalui Magic Studio, Canva menghadirkan berbagai fitur AI seperti pembuatan gambar dari teks, penghapusan objek otomatis, penulisan konten, penerjemahan desain, pembuatan presentasi, hingga pengeditan visual hanya menggunakan instruksi sederhana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fitur-fitur tersebut memungkinkan pengguna tanpa latar belakang desain profesional menghasilkan materi pemasaran, media sosial, presentasi bisnis, hingga poster dengan waktu yang jauh lebih singkat dibanding proses desain konvensional.

Bagi pelaku UMKM, digital marketer, maupun kreator konten, Magic Studio menjadi salah satu contoh bagaimana AI mampu meningkatkan produktivitas tanpa harus mempelajari perangkat lunak desain yang kompleks.

Halaman Selanjutnya

3. Microsoft 365 Copilot