Witan Sulaeman: Persaingan dalam skuad Persija sangat ketat - ANTARA News Kalimantan Barat

September 2026 · 2 minute read

Jakarta (ANTARA) - Pemain penyerang Witan Sulaeman menyebut persaingan dalam skuad Persija Jakarta pada musim 2026/2027 sangat ketat menyusul kehadiran sejumlah pemain berkualitas.

"Dengan kualitas-kualitas pemain yang ada sekarang di Persija, membuat persaingan lebih ketat, lebih sulit," kata Witan kepada pewarta di Jakarta, Minggu.

Para pemain-pemain baru di tim Macan Kemayoran itu, menurut Witan, karena Persija aktif dalam bursa transfer musim baru itu.

"Tapi pelatih juga punya prinsip. Kami sebagai pemain, hanya tampilkan aja yang terbaik dalam latihan. Pasti pemain bisa dimainkan dalam pertandingan. Tidak perlu khawatir tentang siapa pun pemainnya. Tunjukkan dalam latihan, pasti akan diberi kesempatan main dalam pertandingan," ujar Witan menanggapi persaingan dalam Persija.

Sejumlah nama dalam bursa transfer musim yang dihadirkan Persija Jakarta yakni Arhan Pratama, Victor Dethan, Radovan Pankov, Denis Kolinger, Alexander Jeremejeff, Ivan Mamut, Nadeo Argawinata, Aqil Savik, Chang-hoon Kwon, Kyohei Yoshino, Kerim Memija dan Stjepan Loncar.

Nama-nama tersebut dihadirkan ke Jakarta demi ambisi membawa tim asuhan Shin Tae-yong tersebut mencapai target juara liga.

"Mereka semua pemain berpengalaman, mereka semua bermain dalam Conference League. Mereka main dalam Europa League, bahkan sampai pada Liga Champions Eropa. Saya rasa mereka pemain-pemain yang sangat berkualitas. Itu sangat membantu tim kami untuk berjuang pada musim ini," kata Witan menanggapi kehadiran pemain-pemain asing Persija.

Witan mengaku siap bersaing dengan pemain-pemain lain demi bisa memperoleh menit bermain.

Pemain berjuluk Baby Shark tersebut masih mengalami cedera hamstring yang membuatnya harus menepi selama dua hingga tiga pekan.

Pewarta: Fajar Satriyo
Editor : Andilala

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.