WINR Kuasai 99,6% Pemenang Nusantara Jaya, Bidik Proyek Properti Rp880 Miliar

August 2026 · 2 minute read

Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) memperbesar kepemilikannya di PT Pemenang Nusantara Jaya (PNJ) dari 40% menjadi 99,6%. Aksi korporasi tersebut membuat PNJ resmi menjadi entitas anak yang dikonsolidasikan dalam laporan keuangan WINR.

Bersamaan dengan penguatan kepemilikan tersebut, PNJ menargetkan pengembangan 10 proyek properti di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Seluruh proyek direncanakan mulai dikembangkan secara bertahap pada 2026 dengan potensi marketing sales sekitar Rp880 miliar.

WINR menyatakan ekspansi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperluas portofolio properti ke sejumlah wilayah strategis di Pulau Jawa. Pemilihan lokasi mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi regional, pembangunan infrastruktur, perkembangan sektor pendidikan dan pariwisata, serta kebutuhan hunian.

Direktur Utama PT Winner Nusantara Jaya Tbk Yusmen Liu mengatakan Yogyakarta dan Jawa Tengah memiliki prospek pertumbuhan yang dinilai mendukung ekspansi perseroan.

“Ekspansi ke Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah merupakan bagian dari roadmap pertumbuhan jangka panjang Perseroan. Kami melihat kawasan ini memiliki potensi yang sangat besar, didukung oleh pertumbuhan ekonomi, sektor pendidikan, pariwisata, industri kreatif, serta pembangunan infrastruktur yang terus berkembang,” ujar Yusmen dalam keterangan tertulis, Selasa (18/8/2026).

Menurut dia, pengembangan proyek akan diarahkan pada pembangunan kawasan dengan mempertimbangkan kualitas, efisiensi, inovasi, dan keberlanjutan.

Target marketing sales Rp880 miliar dari 10 proyek tersebut akan dikejar melalui penguatan jaringan penjualan, pemanfaatan teknologi digital, kerja sama dengan lembaga pembiayaan dan agen properti, serta strategi pemasaran yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing wilayah.

PNJ sendiri sebelumnya bernama PT Pemenang Yabes Properti. Setelah peningkatan kepemilikan menjadi 99,6%, perusahaan tersebut menjadi bagian dari entitas anak WINR dan akan dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan perseroan.

PNJ telah menargetkan pembelian 10 bidang tanah potensial yang tersebar di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Aset lahan tersebut akan menjadi bagian dari pengembangan 10 proyek baru yang direncanakan mulai berjalan tahun ini.

Dari sisi pendanaan, WINR menyebut penambahan kepemilikan PNJ menggunakan kas internal perseroan. Transaksi tersebut disebut tidak menimbulkan kewajiban baru yang bersifat material.

Perseroan juga menyatakan aksi tersebut tidak berdampak negatif terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha WINR.

WINR menilai pengembangan proyek di Yogyakarta dan Jawa Tengah juga berpotensi mendorong aktivitas ekonomi di sekitar kawasan. Perseroan menyebut proyek akan menciptakan lapangan kerja secara langsung maupun tidak langsung serta mendukung sektor konstruksi, perdagangan, jasa, dan kegiatan ekonomi pendukung lainnya.

Ke depan, perseroan akan mengevaluasi dinamika pasar di Yogyakarta dan Jawa Tengah sebagai dasar untuk menentukan peluang ekspansi ke wilayah strategis lain di Pulau Jawa.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri