Wamendagri Ribka Haluk Tegaskan Peran Kemendagri Kawal Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

October 2026 · 2 minute read

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Jakarta, VIVA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus berupaya menjaga keberlanjutan pembangunan di daerah. Upaya ini dilakukan melalui pengendalian inflasi, penguatan pertumbuhan ekonomi, dan memastikan pembangunan daerah selaras dengan program prioritas nasional.

Baca Juga

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk saat mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menjadi pembicara kunci pada Penyerahan Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) dan Knowledge Sharing Pembangunan Daerah Tahun 2026 di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Rabu (30/9/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ribka mengatakan, keberlanjutan pembangunan membutuhkan konsistensi sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Karena itu, sinergi pemerintah pusat dan daerah menjadi penting agar program yang direncanakan dapat dilaksanakan secara terarah dan memberikan manfaat bagi masyarakat. “Bahwa konsistensi terhadap perencanaan itu sangat penting,” kata Ribka.

Baca Juga

Dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, Kemendagri secara konsisten menggelar rapat koordinasi pengendalian inflasi setiap minggu bersama Pemda dan kementerian/lembaga terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan gejolak inflasi tidak menghambat proses pembangunan.

“Tujuannya untuk bagaimana kita menjaga inflasi daerah, kenaikan harga barang dan semuanya supaya ada pengendalian [yang] baik, sehingga seluruh proses-proses pembangunan ini dapat dilaksanakan di daerah,” ujarnya.

Baca Juga

Selain inflasi, Kemendagri terus mengawal pertumbuhan ekonomi daerah. Ribka menyampaikan, Mendagri telah membentuk tim untuk memantau pertumbuhan ekonomi sekaligus memastikan program dan intervensi pemerintah pusat dapat diimplementasikan di daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi pertumbuhan ekonomi ini juga kami di Kementerian Dalam Negeri, Bapak Menteri Dalam Negeri sudah bentuk satu tim untuk terus mengikuti supaya semua program Asta Cita dari Bapak Presiden kita pada era transformasi ini terkait dengan masalah ekonomi dan semua program intervensi dari pemerintah pusat itu kemudian betul-betul diimplementasi di daerah,” jelasnya.

Menurut Ribka, penguatan ekonomi daerah juga perlu diarahkan untuk mendukung agenda strategis nasional, termasuk pengembangan investasi, penciptaan lapangan kerja, dan hilirisasi sesuai potensi wilayah. Untuk itu, sinkronisasi perencanaan pusat dan daerah perlu terus diperkuat agar program nasional memberikan dampak nyata di daerah.

Halaman Selanjutnya

Di sisi lain, Kemendagri mendorong pembangunan berbasis data serta pengelolaan APBD yang berorientasi pada program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Hal ini mencakup upaya menekan kemiskinan dan pengangguran serta meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, dan pembangunan manusia.