Luas mangrove kita selama ini tergerus terus, sekarang mungkin sisa 3,4 juta hektare dari 4,4 juta hektare, jadi ini langkah yang sangat baik untuk mengingatkan kita untuk menanam pohon
Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH) Diaz Hendropriyono mengimbau dunia usaha untuk terus terlibat dalam upaya penanaman pohon dan mangrove sebagai bentuk dukungan dalam upaya perbaikan kualitas udara di Indonesia.
Dalam keterangan dikonfirmasi dari Jakarta, Senin, Wamen LH/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Diaz menyoroti pentingnya pentingnya penanaman pohon sebagai upaya menjaga kualitas udara. Untuk itu keterlibatan semua pihak, termasuk dunia usaha, diperlukan dalam langkah tersebut.
"Pohon secara umum memberikan oksigen yang kita butuhkan setiap harinya, karena kita butuh sekitar 0,5 kg O2 (oksigen)per hari dan pohon bisa memberikan sekitar 1,2 kg O2 per hari, artinya, satu orang bisa butuh 1-2 pohon," jelas Wamen Diaz.
Baca juga: Menteri LH ajak operator jalan tol bangun pemantau kualitas udara
Wamen LH Diaz juga secara khusus mengingatkan bahwa luas ekosistem mangrove di Indonesia terus mengalami penyusutan sehingga upaya rehabilitasi melalui penanaman mangrove menjadi semakin penting.
"Luas mangrove kita selama ini tergerus terus, sekarang mungkin sisa 3,4 juta hektare dari 4,4 juta hektare, jadi ini langkah yang sangat baik untuk mengingatkan kita untuk menanam pohon," kata Diaz dalam acara Gerak Hijau pada Minggu (26/7).
Baca juga: KLH gandeng buruh hijaukan hulu Bandung dengan tanam 12.000 pohon
Upaya menambah pohon dan mangrove itu juga semakin relevan dilakukan di tengah potensi cuaca ekstrem akibat fenomena iklim El Nino, yang diperkirakan terjadi dalam waktu dekat.
"Sekarang belum empat tahun, sudah mulai El Nino lagi, kemungkinan akan lebih parah sampai kemungkinan November atau Desember, artinya konsentrasi PM2.5 akan lebih banyak lagi, dan Air Quality Index (AQI) ini secara natural akan lebih tinggi karena adanya El Nino," tutur Diaz.
Untuk itu dia menyampaikan pentingnya kegiatan, seperti Gerak Hijau, sebagai pengingat bagi masyarakat terkait pentingnya menjaga kualitas udara. Karena udara yang menjadi kebutuhan bagi setiap manusia.
Baca juga: Menteri LH tanam pohon di DAS Cisadane untuk tambah kawasan hutan
Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.