Waka BP BUMN: Swasta harus jadi bagian pertumbuhan kita - ANTARA News Ambon, Maluku

September 2026 · 2 minute read

Jakarta (ANTARA) - Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (Waka BP BUMN) Tedi Bharata menyatakan perusahaan swasta harus menjadi bagian dari pertumbuhan BUMN, sehingga perusahaan pelat merah dapat fokus pada bisnis intinya.

“Kalau memang (ada pekerjaan) di luar bisnis inti, kerja sama dengan swasta. Swasta harus menjadi bagian dari pertumbuhan kita,” ujar Tedi dalam acara ANTARA Business Forum yang digelar di Jakarta, Rabu.

Tedi menyampaikan kerja sama dengan swasta merupakan salah satu langkah untuk mengembalikan fokus BUMN kepada bisnis inti, sebagaimana yang menjadi tujuan dari program streamlining BUMN.

Lebih lanjut, Tedi juga menyampaikan, ketika streamlining BUMN menghasilkan perusahaan-perusahaan pelat merah dengan skala besar, maka perusahaan swasta dapat bermain di pasar dalam negeri ketika BUMN mulai bermain di pasar regional hingga global.

“Kalau skalanya (BUMN) lebih besar dan di Indonesia sudah terlalu besar, berarti sudah saatnya untuk (BUMN) bermain di pasar regional, bahkan bermain di pasar global. Biar di sini yang bermain swasta saja,” ujar dia lagi.

Dengan demikian, katanya pula, kerja sama dengan swasta turut mendukung pertumbuhan BUMN.

Sebelumnya, Tedi menyampaikan fokus pemerintah pada 2026 adalah melakukan streamlining atau penataan perusahaan pelat merah untuk meningkatkan kinerja.

Tedi menyampaikan streamlining BUMN bertujuan untuk meningkatkan kinerja perusahaan pelat merah melalui perbaikan fokus kepada bisnis inti (core business), meningkatkan skala perusahaan menjadi perusahaan yang lebih besar, serta memiliki kontrol yang lebih baik terhadap perusahaan-perusahaannya.

Dengan tiga perbaikan tersebut, Tedi menginginkan agar BUMN menjadi lebih baik, semakin tangguh, berdaya saing tinggi dan mampu bersaing di tingkat dunia. Ia membidik mengurangi lebih dari seribu perusahaan agar menjadi 250-300 perusahaan pelat merah.

Hingga 31 Juli 2026, sebanyak 274 entitas BUMN dan anak usaha telah ditata melalui proses likuidasi, merger, dan divestasi.

BP BUMN bersama Danantara terus mematangkan arah transformasi BUMN melalui penyusunan peta strategi lima tahun sebagai pedoman dalam membangun perusahaan negara yang lebih sehat, kompetitif dan berorientasi pada penciptaan nilai.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Waka BP BUMN: Swasta harus menjadi bagian pertumbuhan kita

Pewarta: Putu Indah Savitri
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.