Wagub Kaltim Pimpin Gekrafs, Siap Tajamkan 21 Subsektor Ekonomi Kreatif Sambut IKN |Republika Online

October 2026 · 2 minute read

REPUBLIKA.CO.ID, SAMARINDA, – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memberikan apresiasi tinggi kepada Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kaltim sebagai motor penggerak pengembangan 21 subsektor ekonomi kreatif. Dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) II Gekrafs Kaltim yang digelar di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Kaltim, Sabtu, Wakil Gubernur Seno Aji terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Gekrafs Kaltim periode 2026–2031.

Wagub Seno Aji menekankan pentingnya mempertajam program Gekrafs agar memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat. Ia menyebut terdapat sejumlah subsektor unggulan daerah yang harus menjadi fokus utama pengembangan.

"Ekonomi kreatif memiliki 21 subsektor, dengan fokus unggulan daerah seperti kuliner, kriya, fesyen, dan seni pertunjukan. Ini semua perlu didukung penuh pengembangannya agar berdampak ekonomi bagi masyarakat,” kata Seno Aji.

Instruksi Strategis Sambut IKN

Pasca terpilih, Seno Aji langsung menginstruksikan kepengurusan baru untuk segera merapikan data pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta pelaku kreatif daerah. Langkah ini dinilai sebagai kesiapan strategis dalam menyambut peluang hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kepengurusan baru juga diminta gencar menyosialisasikan keterkaitan antara gerakan ekonomi kerakyatan dan ekonomi kreatif. Seno menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memfasilitasi kolaborasi antarsektor, termasuk mendorong perusahaan swasta di Kaltim aktif mengambil peran dalam membina produk lokal masyarakat.

Forum tertinggi organisasi tersebut dihadiri oleh utusan resmi dari enam Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten/kota yang telah terbentuk. Ketua Gekrafs Kaltim periode 2022–2026, Aji Mohammad Mirza Ferdinand Hakim, menjelaskan bahwa selama masa kepengurusannya, pihaknya telah membentuk enam DPC, yakni Samarinda, Balikpapan, Bontang, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, dan Berau.

Target Pembentukan DPC di Empat Wilayah

Ke depan, kepengurusan baru di bawah komando Seno Aji menargetkan segera merampungkan pembentukan DPC di empat wilayah tersisa. Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Paser, Penajam Paser Utara (PPU), Kutai Barat, dan Mahakam Ulu.

Menariknya, Mirza mengungkapkan bahwa seluruh pelaksanaan program selama periode 2022 hingga 2026 dijalankan tanpa dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Seluruh kegiatan murni dibiayai melalui swadaya pengurus dan kolaborasi dengan sejumlah pihak di luar pemerintahan.

Sebagai informasi, Gekrafs merupakan organisasi kemasyarakatan non-pemerintah dan non-profit yang didirikan pada 22 Januari 2019 oleh sejumlah tokoh nasional, termasuk Sandiaga Uno. Organisasi ini berfungsi sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong potensi ekonomi baru berbasis inovasi dan kreativitas menuju Indonesia Emas 2045.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara