Tapanuli Selatan -
Perjuangan cinta seorang pengantin pria demi menjemput pujaan hati viral dan menyita perhatian netizen di media sosial. Melalui unggahan akun Instagram kreator konten pernikahan @wccruangjanji, terekam momen menegangkan saat rombongan keluarga pengantin harus nekat menerjang jalur ekstrem berbatuan dan genangan lumpur tebal.
Perjalanan menuju lokasi pernikahan tersebut bukanlah perkara mudah. Medan yang dilalui didominasi oleh jalanan tanah berlubang, licin, dan berlumpur parah di tengah area pepohonan yang rimbun.
"Gak bisa berword word lagi 😭," tulis akun tersebut dalam kolom keterangan videonya yang langsung diserbu ribuan komentar dari netizen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demi bisa sampai ke tujuan, rombongan pengantin pria bahkan harus dikerahkan menggunakan truk bak terbuka hingga mobil offroad. Tak hanya itu, tampak pula pengantin pria yang telah rapi berbusana jas dan peci hitam harus ikut turun tangan berjongkok mengecek kondisi kendaraannya di tengah medan yang berbatuan curam.
Namun, rasa lelah dan medan berat yang ditempuh seolah terbayar tuntas begitu rombongan tiba di rumah pengantin wanita. Video tersebut kemudian memperlihatkan momen haru dan bahagia saat pengantin wanita tampil memesona mengenakan gaun pernikahan putih lengkap dengan riasan kepala dan mahkota.
Senyum bahagia terpancar jelas dari wajah kedua mempelai saat bersanding di hadapan keluarga, menjawab tuntas rasa penasaran netizen yang menyaksikan betapa besarnya perjuangan suami demi menikahi istrinya.
Unggahan viral memperlihatkan perjuangan rombongan pengantin menembus jalan berlumpur. Rasa lelah terbayar saat sang pengantin pria bertemu pujaan hatinya. Foto: Dok. Instagram @wccruangjanji.
Postingan suasana pernikahan itu langsung viral dan sudah ditonton lebih dari 2,1 juta kali. Warganet langsung membanjiri kolom komentar.
"Bukan masalah cantiknya, tapi seberapa besar dia menghargai dan mencintai perempuan nya ❤️," kata pengguna Instagram @dr.surrausrina.
"My wedding my adventure🥰," ucap akun @_aflahhl.
"Ini yang namanya jatuh cinta berdua, yang dirusuhkan orang sekampung, baik dua belah pihak 😂," saut akun @anto_the_nius.
Konfirmasi Wolipop
Unggahan viral memperlihatkan perjuangan rombongan pengantin menembus jalan berlumpur. Rasa lelah terbayar saat sang pengantin pria bertemu pujaan hatinya. Foto: Dok. Instagram @wccruangjanji.
Saat dikonfirmasi oleh Wolipop, jasa kreator konten pernikahan di balik unggahan viral tersebut, Mardia Shintia Devi (26 tahun) membagikan cerita lengkap di balik perjalanan dramatis tersebut. Shintia menceritakan bahwa momen viral itu erjadi saat keluarga pengantin pria menempuh perjalanan menuju desa pelosok di kawasan Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
"Video tersebut memperlihatkan perjuangan keluarga mempelai pria saat menempuh perjalanan menuju rumah mempelai perempuan yang berada di daerah pelosok desa. Kondisi jalan yang mereka lalui cukup ekstrem dan rusak parah," ungkap Shintia kepada Wolipop.
Pernikahan yang mempertemukan pasangan Putri Diana dan Miswar Rambe ini digelar pada 30 Agustus 2026 dengan mengusung perpaduan adat Batak Mandailing dan Padang. Namun untuk menggelar hari bahagia tersebut, rombongan harus berhadapan dengan akses jalan tanah dan sisa aspal terkikis yang dipenuhi batu serta lumpur licin.
Unggahan viral memperlihatkan perjuangan rombongan pengantin menembus jalan berlumpur. Rasa lelah terbayar saat sang pengantin pria bertemu pujaan hatinya. Foto: Dok. Instagram @wccruangjanji.
Insiden tak terduga pun sempat terjadi di tengah hutan ketika kendaraan yang ditumpangi rombongan pengantin pria nmengalami masalah teknis. Ban mobil yang dikendarai pengantin pria tiba-tiba bocor di tengah jalanan terjal.
"Salah satu yang paling menarik adalah ketika perjalanan pulang, ban mobil pengantin tiba-tiba bocor. Mempelai pria kemudian turun langsung untuk membantu mengganti ban mobilnya," cerita wanita asal Simanosor tersebut.
Kemeriahan dan kehangatan rombongan semakin terasa karena banyaknya keluarga serta warga lokal yang ikut mengantar menggunakan truk bak terbuka. Kebersamaan di tengah medan yang sulit itulah yang membuat momen pernikahan ini terasa sangat berkesan bagi Shintia.
"Bagi saya, yang membuat momen ini berkesan bukan hanya kondisi jalannya yang sulit, tetapi bagaimana keluarga dan rombongan tetap bersama-sama melewati perjalanan tersebut. Ada perjuangan, kebersamaan, dan cerita tersendiri di balik sebuah pernikahan yang mungkin tidak terlihat dari acara di pelaminan saja," pungkasnya.
(gaf/eny)