UPT Tahura Raden Soerjo siapkan dua langkah pulihkan ekosistem terbakar - ANTARA News Jawa Timur

August 2026 · 2 minute read

Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Tahura Raden Soerjo menyiapkan upaya pemulihan ekosistem di kawasan taman hutan raya (tahura) yang terdampak kebakaran itu melalui dua cara, yakni suksesi alami maupun penanaman kembali pohon atau reboisasi.

Kepala UPT Tahura Raden Soerjo Agustinigntyas Marini dikonfirmasi ANTARA melalui sambungan telepon dari Kota Malang, Jawa Timur, Senin, mengatakan, pelaksanaan pemulihan ekosistem melalui kedua cara tersebut akan melihat hasil pendataan lapangan mengenai dampak dari kebakaran.

"Pertama, menjaga hutan supaya bisa melakukan suksesi atau pemulihan alami dan kedua reboisasi, termasuk bagaimana habitat flora serta fauna terjaga. Tentu sebelum pemulihan ada pendataan lapangan untuk mengetahui kondisinya seperti apa," katanya.

Pihaknya masih belum bisa memperkirakan kapan proses pemulihan ekosistem di kawasan Tahura Raden Soerjo berjalan, sebab hingga kini proses penanganan kebakaran masih dilakukan setelah api utama di area terdampak sudah berhasil dipadamkan pada Jumat (21/8).

Adapun total luas lahan di kawasan Tahura Raden Soerjo yang terdampak kebakaran mencapai 146,8 hektare. Lokasi kejadian berada di wilayah administrasi Kabupaten Pasuruan, atau tepatnya di Prigen.

Sedangkan mengenai penyebab kebakaran, dia menyatakan jika hal itu juga belum bisa dipastikan.

Kini petugas di lapangan terus melakukan upaya penanganan di lokasi terdampak, sekaligus melaksanakan tahapan evaluasi guna mengetahui secara pasti perkembangan di sana.

"Iya betul, pengecekan dan pengamanan, termasuk menyisir," ucapnya.

Dia menyampaikan bahwa salah satu tujuan langkah lanjutan yang dilaksanakan untuk memastikan di lokasi terdampak sudah tidak lagi ditemukan potensi sumber api baru.

Mekanisme yang dilakukan yakni dengan melaksanakan penyisiran masif di area bekas peristiwa kebakaran.

Kebakaran yang melanda kawasan Tahura Raden Soerjo mengharuskan Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Jawa Timur menutup akses jalur pendakian Gunung Arjuna dan Gunung Welirang.

Penutupan sebagai bagian memastikan keselamatan nyawa para pendaki.

Dishut Jawa Timur menyampaikan kebakaran di kawasan tersebut terjadi pada Selasa (18/8) sekitar pukul 18.30 WIB.

Pewarta: Ananto Pradana
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.