UNP Revitalisasi pembelajaran otomotif MAN 2 Padang melalui Trainer Interaktif

July 2026 · 3 minute read

Padang (ANTARA) - Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar Program Pengabdian UNP Berdampak (PPUB) bertajuk Revitalisasi Pembelajaran Sistem Pemindah Tenaga Berbasis Standar Industri melalui Pemanfaatan Media Trainer Interaktif pada Program Keterampilan Otomotif di MAN 2 Kota Padang.

"Program dilaksanakan melalui pendekatan Merdeka Kampus Merdeka (MKM) dengan memadukan penguatan pengetahuan, praktik langsung, evaluasi, dan penugasan," kata Ketua Tim Pengabdian, Dr. Muslim, S.Pd., M.Pd.T., di Padang, Kamis.

Tim pelaksana terdiri atas tujuh dosen, dua tenaga kependidikan, dan dua mahasiswa UNP.

"Keterlibatan mahasiswa memberi pengalaman belajar kontekstual, sekaligus mendukung pelaksanaan pendampingan kepada peserta," lanjutnya.

Ia menjelaskan kegiatan dirancang sebagai respons terhadap keterbatasan sarana pembelajaran praktik di bengkel otomotif MAN 2 Kota Padang, termasuk kebutuhan revitalisasi fasilitas pascabencana.

"Keterbatasan media praktik sebelumnya membuat materi sistem pemindah tenaga lebih banyak dipahami secara teoritis, padahal kompetensi otomotif menuntut kemampuan mengamati konstruksi, memahami aliran tenaga, mengidentifikasi komponen, serta melakukan diagnosis dan perawatan," jelasnya.

Kegiatan yang digelar pada 27 hingga 29 Juli itu, melibatkan 27 siswa kelas XII dan tiga guru pada Program Keterampilan Teknik Otomotif.

Pada hari pertama, pelatihan dilaksanakan secara tatap muka di Aula MAN 2 Kota Padang, dengan materi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), dasar-dasar teknik otomotif, serta prinsip kerja sistem pemindah tenaga kendaraan.

Ia menjelaskan bahwa penguatan awal tersebut diperlukan agar peserta memiliki landasan keselamatan, dan pemahaman mekanisme kerja sebelum memasuki praktik.

Hari kedua, kegiatan difokuskan pada praktik di bengkel otomotif.

"Peserta diarahkan mengenali komponen utama, mengamati hubungan kerja kopling dan transmisi, memahami proses perpindahan gigi, serta menerapkan prosedur pemeriksaan dan pemecahan masalah sederhana," lanjutnya.

Trainer interaktif membuat komponen dan mekanisme sistem lebih mudah diamati, sehingga konsep yang abstrak dapat dipahami melalui pengalaman langsung.

Anggota Tim Pengabdian, Dr. Iffarial Nanda, S.Pd., M.Pd.T., menegaskan pemanfaatan media trainer interaktif dirancang untuk menjembatani teori dan praktik secara presisi.

"Media tersebut membantu siswa mempelajari sistem secara bertahap, dan memberi ruang bagi guru untuk menyajikan demonstrasi yang lebih kontekstual," katanya.

Hari ketiga dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting sebagai tahap evaluasi, penugasan, dan umpan balik.

Pola tiga tahap membuat peserta tidak hanya menerima materi dan mencoba alat, tetapi juga merefleksikan hasil belajar, serta menunjukkan pemahaman setelah pelatihan.

Sebagai dukungan berkelanjutan, Tim PPUB UNP menyerahkan satu unit trainer interaktif kepada MAN 2 Kota Padang.

Media itu menjadi inventaris pembelajaran yang dapat digunakan berulang dalam kegiatan teori, demonstrasi, dan praktikum.

Penyerahan alat disertai pendampingan, agar trainer benar-benar terintegrasi dalam proses pembelajaran.

Kepala MAN 2 Kota Padang, Dr. Ahmad Asdi, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas pemilihan madrasah sebagai mitra program.

“Bantuan media trainer ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran keterampilan otomotif di madrasah,” katanya.

Pihak madrasah juga merencanakan kunjungan belajar ke laboratorium dan bengkel otomotif UNP, untuk memperluas wawasan siswa.

Program ini berkaitan langsung dengan sejumlah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Kontribusi utama berada pada SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, terutama Target 4.4 melalui peningkatan keterampilan teknis dan vokasional.

Kemudian Target 4.a melalui penguatan lingkungan belajar yang efektif dengan penyediaan media praktik.

Kegiatan ini, juga mendukung SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan kesiapan siswa memasuki dunia kerja.

Pengembangan dan penerapan trainer interaktif mendukung SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui inovasi pembelajaran yang meningkatkan kapabilitas teknologi peserta didik.

Kemitraan UNP dan MAN 2 Kota Padang juga merepresentasikan SDG 17, khususnya penguatan kolaborasi antarlembaga untuk memperluas manfaat pendidikan, transfer pengetahuan, dan pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan.

Keberlanjutan program diarahkan pada penggunaan trainer dalam pembelajaran reguler, penguatan kapasitas guru sebagai fasilitator internal, pengembangan modul dan jobsheet praktik, serta pendampingan lanjutan.

Kegiatan ini terlaksana melalui pendanaan Universitas Negeri Padang Tahun Anggaran 2026, di bawah koordinasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UNP.

Melalui sinergi perguruan tinggi dan madrasah, program ini diharapkan memperkuat pembelajaran otomotif yang aplikatif, aman, relevan dengan kebutuhan industri, dan memberi dampak jangka panjang bagi siswa maupun guru.