Unhas kantongi izin BPOM untuk 15 produk inovasi

July 2026 · 2 minute read

Makassar (ANTARA) - Universitas Hasanuddin (Unhas) mengantongi izin edar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI untuk 15 produk inovasi hasil penelitian dosen.di kampus merah tersebut.

"Capaian ini menjadi langkah penting dalam mempercepat hilirisasi riset agar dapat diproduksi, dipasarkan, dan dimanfaatkan masyarakat," kata Rektor Unhas Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa di Makassar , Minggu.

Dia mengatakan keberhasilan tersebut menjadi tonggak penting karena selama ini izin edar menjadi salah satu kendala utama hasil riset untuk masuk ke pasar. Tahun ini, Unhas menargetkan sekitar 200 produk inovasi lainnya memperoleh izin edar BPOM.

Menurut Jamaluddin, keberhasilan penelitian tidak hanya diukur dari publikasi ilmiah atau paten, tetapi juga dari manfaat nyata bagi masyarakat melalui produk yang aman, legal, dan bernilai ekonomi.

Kepala Balai Besar POM Makassar Yosef Dwi Irwan Prakasa Setiawan menegaskan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia usaha diperlukan agar hasil penelitian tidak berhenti di laboratorium, melainkan mampu menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja.

Baca juga: Tim Farmasi Unhas hasilkan produk minuman dari kelopak bunga rosella

Baca juga: Amran Sulaiman dukung hilirisasi produk inovasi Unhas

Sementara itu, Kepala BPOM RI Prof dr Taruna Ikrar mengatakan BPOM tidak hanya berperan sebagai regulator, tetapi juga mitra strategis dalam memperkuat ekosistem inovasi nasional sehingga produk hasil riset berpeluang menembus pasar nasional hingga global.

Sebanyak 15 produk yang memperoleh izin edar meliputi roti, Virgin Coconut Oil (VCO), minyak kelapa, gula aren cair, gula aren kubus, gula aren serbuk, sarabba, aneka olahan rumput laut, serta minuman Ginger Creamy yang dikembangkan oleh sejumlah dosen peneliti Unhas.

Penyerahan sertifikat izin edar dilakukan pada kegiatan Akselerasi Kolaborasi Academia, Business, Government (ABG) di Makassar sebagai upaya memperkuat sinergi dalam percepatan hilirisasi hasil penelitian.

Baca juga: BPOM fasilitasi izin edar produk pangan olahan UMKM

Baca juga: BPOM: Pangan tanpa izin edar terbanyak dari impor Malaysia & Singapura

Pewarta: Suriani Mappong
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.