memperkuat peran kampus dalam memberikan manfaat bagi masyarakat
Surabaya (ANTARA) - Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Surabaya (FK Unesa) menggelar Unesa Medic Run 2026 untuk mendorong kesadaran masyarakat menjaga kesehatan melalui aktivitas olahraga, di Surabaya, Minggu.
Dekan FK Unesa Endang Sri Wahjuni mengatakan Unesa Medic Run menjadi wadah membangun kebersamaan sekaligus mendorong masyarakat menjadikan aktivitas menjaga kesehatan sebagai kebiasaan sehari-hari.
“Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin sadar untuk menerapkan gaya hidup sehat secara berkelanjutan,” kata Endang di Surabaya, Minggu.
Selain perlombaan lari, kata dia, rangkaian kegiatan juga diisi peluncuran sejumlah unit bisnis FK Unesa, yakni FK Store, Fisionesa, Kidsnesa, dan MediLab.
Unit-unit tersebut, lanjutnya, dikembangkan untuk mendukung aktivitas akademik sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Rektor Unesa Nurhasan mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam pelaksanaan Unesa Medic Run 2026 yang dinilai menunjukkan sinergi antara olahraga, pendidikan, dan pengembangan layanan.
“Kegiatan seperti ini dapat memperkuat peran kampus dalam memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” kata Cak Hasan, sapaan akrabnya.
Di sisi lain, Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) Eduart Wolok menilai kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung terciptanya masyarakat yang sehat.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Jenderal Forum Rektor Indonesia mengapresiasi pelaksanaan Unesa Medic Run sebagai bagian dari perayaan Dies Natalis FK Unesa yang memberikan manfaat bagi lingkungan kampus dan masyarakat.
Melalui Unesa Medic Run 2026, FK Unesa berupaya memperkuat budaya hidup sehat sekaligus mempererat hubungan perguruan tinggi dengan masyarakat melalui kegiatan olahraga bersama.
Pewarta: Naufal Ammar Imaduddin
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.