Uji coba Changan Nevo Q05 dari Jakarta ke Bogor - ANTARA News Megapolitan

August 2026 · 5 minute read

Jakarta (ANTARA) - Changan Indonesia telah meluncurkan kendaraan terbaru mereka pada ajang pameran Gaikindo Indoensia International Auto Show (GIIAS) 2026, yakni Nevo Q05 yang cukup menarik perhatian pengunjung.

Untuk memantapkan prestasinya di pameran GIIAS 2026, Changan Indonesia mengundang beberapa jurnalis untuk merasakan langsung kendaraan yang menjadi penantang dari Jaecoo J5 dan juga Leapmotor B10 di pasar elektrik Indonesia.

Dalam kesempatan ini, ANTARA turut ikut serta untuk merasakan kendaraan ini dari Jakarta menuju Bogor, Jawa Barat.

Perjalanan dari Jakarta menuju Bogor menjadi kesempatan untuk merasakan seberapa nyaman dan juga aman Changan Nevo Q05 sebagai SUV listrik.

Dalam perjalanan ini, pihak penyelenggara sudah memetakan jalur yang akan dilalui oleh para peserta.

Jalur tersebut dipilih untuk membuktikan seberapa andal kendaraan ini, mulai dari jalur aspal perkotaan, hingga jalur berbatu pedesaan.

Melewati kombinasi jalan perkotaan, lalu lintas padat, hingga permukaan jalan yang tidak selalu mulus, Nevo Q05 memberikan sejumlah kesan menarik, terutama dari sisi kabin yang lapang, suspensi serta respons motor listrik.

Secara dimensi, Changan Nevo Q05 memang masuk kategori SUV kompak. Mobil ini memiliki panjang 4.435 mm, lebar 1.855 mm, tinggi 1.600 mm, serta wheelbase 2.735 mm.

Justru jarak sumbu roda yang cukup panjang tersebut, menjadi salah satu faktor yang membuat ruang interior terasa lebih lega dari perkiraan ketika pertama kali melihatnya.
 

Changan Nevo Q05. (ANTARA/Chairul Rohman)

Begitu masuk ke dalam kabin, kesan pertama yang muncul adalah ruang kaki dan kepala yang relatif lapang, khususnya di baris kedua. Changan mencatat legroom belakang mencapai 320 mm, sementara desain lantai yang rata turut memberikan keleluasaan bagi penumpang tengah.

Kesan lega, semakin terasa ketika mobil digunakan untuk perjalanan antarkota. Ruang kabin tidak terasa sesak meski diisi oleh empat penumpang dewasa.

Untuk mengakomodir barang bawaan, mobil ini menawarkan bagasi belakang dengan kapasitas 540 liter dan dapat diperluas hingga 1.380 liter ketika bangku belakang dilipat.

Di bawah lantai bagasi terdapat ruang penyimpanan tambahan berkapasitas 90 liter. Secara total, mobil ini memiliki setidaknya 27 ruang penyimpanan yang tersebar di berbagai bagian kabin.

Suspensi yang komunikatif

Dalam perjalanan ini, satu kesan yang sangat melekat adalah fungsi dari suspensi. Suspensi yang dimiliki oleh Changan Nevo Q05 ini, seolah sangat komunikatif dengan jalur yang dilalui.

Suspensi dari kendaraan ini cenderung mengutamakan kenyamanan, tetapi bukan berarti kehilangan komunikasi dengan kondisi permukaan jalan.

Ketika melintasi sambungan aspal, jalan bergelombang maupun permukaan yang kurang rata, respons suspensi terasa cukup terkontrol.

Benturan dari permukaan jalan dapat diredam dengan cukup baik sehingga penumpang tidak terus-menerus menerima guncangan keras.

Karakter suspensi ini juga sejalan dengan posisi Nevo Q05 sebagai SUV yang mengedepankan kenyamanan.

Changan sendiri, menyebut penyetelan suspensinya dirancang untuk menjaga keseimbangan antara kenyamanan dan stabilitas ketika menghadapi beragam kondisi jalan.

“Melalui pengalaman berkendara secara langsung, rekan-rekan media dapat merasakan dan mengeksplorasi Changan Nevo Q05 yang dirancang untuk memberikan kemudahan, kenyamanan, dan pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan sesuai dengan kebutuhan mobilitas masa kini,” ucap Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia pada saat itu.

Meski demikian, catatan yang juga harus diperhatikan adalah kekedapan. Meski masih dapat ditoleransi, kekedapan yang dihadirkan oleh Nevo Q05 masih kurang terasa.

Suara bising dari luar dan juga percakapan orang di luar masih terasa terdengar begitu juga dengan deru ban masih sangat terasa.
 

Tarikan responsif

Mengandalkan Permanent Magnet Synchronous Motor (PMSM) dengan tenaga maksimum 120 kW atau sekitar 163 PS dan torsi puncak 190 Nm. Menjadikan kendaraan ini, memiliki tenaga yang cukup berisi dengan tarikan yang halus.

Tidak seperti kendaraan listrik murni pada umumnya, yang memiliki hentakan cukup kuat, Changan Nevo Q05 justru memiliki tarikan yang cukup lembut tapi agresif.

Tidak ada jeda perpindahan gigi karena sistem penggeraknya menggunakan motor listrik, sehingga akselerasi terasa linear.

Pengemudi juga dapat memilih empat mode berkendara, yakni standard, comfort, sport, dan custom.

Perbedaan mode tersebut memberikan keleluasaan untuk menyesuaikan karakter kendaraan dengan kebutuhan dan kondisi perjalanan.

Untuk perjalanan Jakarta-Bogor, karakter seperti ini cukup relevan. Mobil dapat digunakan santai ketika lalu lintas padat, tetapi masih memiliki tenaga yang cukup ketika membutuhkan akselerasi.

Fitur yang cukup langkap

Dalam uji coba ini, pihak perusahaan juga mengemukakan beberapa fitur yang menjadi daya tarik kendaraan dengan harga Rp309 juta untuk varian Pro dan Rp359 juta untuk varian Max.

Changan Nevo Q05 sendiri, sudah mengadopsi banyak fitur untuk kendaraan ini seperti layar sentuh berukuran 14,6 inci yang menjadi pusat berbagai fungsi kendaraan.

Sementara itu, pengemudi mendapatkan panel instrumen digital untuk menampilkan informasi berkendara.

Untuk konektivitas, Nevo Q05 sudah menyediakan Apple CarPlay dan Android Auto. Sistem kontrol suara juga mendukung Bahasa Indonesia dan Inggris, sehingga sejumlah fungsi kendaraan dapat diakses melalui perintah suara.

Varian Max juga menawarkan sejumlah fitur, yang membuat pengalaman berkendara lebih praktis.

Salah satunya, panoramic glass roof berukuran sekitar 1,8 meter persegi yang membuat suasana kabin terasa lebih terbuka. Ada pula power tailgate dengan fungsi anti-pinch untuk memudahkan akses bagasi.

Sementara fitur yang sangat penting adalah sistem keselamatan aktif Intelligent Driving & Active Safety Assistance sebanyak 25 fungsi.

untuk baterai, kendaraan ini sudah mendukung teknologi 3C fast charging hingga 162 kW. Pengisian dari 30 persen hingga 80 persen diklaim membutuhkan waktu sekitar 15 menit dalam kondisi pengisian yang sesuai.

Nevo Q05 turut memiliki kemampuan Vehicle-to-Load (V2L) hingga 3,3 kW yang memungkinkan baterai kendaraan digunakan sebagai sumber listrik untuk perangkat eksternal.

Setelah melewati perjalanan Jakarta menuju Bogor, kesan terbesar dari Changan Nevo Q05 justru bukan semata-mata soal angka tenaga atau jarak tempuh.

Mobil ini lebih menunjukkan bagaimana sebuah SUV listrik kompak dapat menggabungkan dimensi yang relatif ringkas dengan ruang kabin lega, suspensi yang nyaman, serta karakter motor listrik yang responsif sekaligus halus.

Kombinasi tersebut membuat Nevo Q05 terasa cukup masuk akal untuk digunakan sebagai kendaraan harian.

Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.