UIN Walisongo gandeng Imigrasi Semarang sebagai bagian perkuat kompetensi mahasiswa

July 2026 · 2 minute read

UIN Walisongo gandeng Imigrasi Semarang sebagai bagian perkuat kompetensi mahasiswa

Rabu, 22 Juli 2026 19:20 WIB

Image Print

Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menjalin kerja sama dengan Imigrasi Semarang di Semarang, Rabu. ANTARA/HO-UIN Walisongo Semarang

Semarang (ANTARA) - Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menggandeng Imigrasi Semarang sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi mahasiswa Program Studi Manajemen Haji dan Umrah.

Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Walisongo Semarang Nasihun Amin di Semarang, Rabu, mengatakan, kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa manajemen haji dan umroh melalui program KKN Internasional.

"Mahasiswa UIN Walisongo berkesempatan terjun langsung dalam lingkungan kerja keimigrasian yang dinamis, mulai dari pelayanan, penegakan hukum, hingga riset kebijakan," katanya.

UIN Semarang, lanjut dia, juga terus didorong untuk membangun jejaring internasional.

"Dalam rangka untuk membangun institusi dan meningkatkan jaringan, terlebih setelah UIN Semarang meraih akreditasi internasional," tambahnya.

Sementara Kepala Imigrasi Semarang Ari Widodo mengatakan kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat jembatan antara teori dan praktik, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami konsep hukum keimigrasian, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara langsung di lapangan.

Imigrasi Semarang, lanjut dia, juga berkomitmen untuk mendukung pengembangan kualitas sumber daya manusia.

"Kami berupaya memberikan pengalaman praktis yang dapat memperkaya wawasan mahasiswa serta mempersiapkan untuk memasuki dunia profesional," katanya.

Ia juga memastikan Imigrasi Semarang memfasilitasi mahasiswa dalam berbagai aktivitas pembelajaran berbasis praktik.

Baca juga: 28 mahasiswa UIN Semarang laksanakan KKN internasional ke Arab Saudi

Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor: Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.