Trojan Perbankan Naik Gila-gilaan di Q1 2026: Awas Penipuan Berbasis AI!

September 2026 ยท 3 minute read

Jakarta -

Kejahatan siber yang mengincar perangkat seluler makin berada pada level mengkhawatirkan. Laporan terbaru Kaspersky mengungkap lonjakan drastis ancaman Trojan perbankan seluler sepanjang kuartal pertama (Q1) tahun 2026, menandakan pergeseran fokus para peretas yang kini secara masif menyasar dana dan data keuangan pengguna.

Selama tiga bulan pertama di tahun 2026 saja, Kaspersky berhasil mendeteksi 162.275 paket instalasi Trojan perbankan baru. Angka fantastis ini melonjak lebih dari dua kali lipat dibandingkan total temuan sepanjang tahun 2024, serta sudah setara dengan dua pertiga dari keseluruhan kasus yang terjadi sepanjang tahun 2025.

Porsi Trojan perbankan pun kini mendominasi hingga 52,96% dari seluruh aplikasi seluler berbahaya yang terdeteksi di Q1 2026, melesat tajam dibandingkan porsi 31% pada tahun lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ancaman Firmware hingga Ransomware Seluler

Data anonim dari Kaspersky Security Network mencatat bahwa ponsel pintar kini telah menjadi medan pertempuran utama kejahatan siber. Sepanjang Q1 2026, Kaspersky memblokir lebih dari 2,67 juta serangan berbasis malware, adware, dan perangkat lunak tidak diinginkan.

Dari total 306.070 sampel paket instalasi berbahaya yang ditemukan, sebanyak 439 di antaranya terkait dengan Trojan ransomware seluler. Selain itu, ancaman backdoor pra-instal seperti Triada dan Keenadu--yang ditanamkan langsung ke dalam firmware perangkat saat proses manufaktur pabrik--menjadi salah satu varian yang paling sering mengintai pengguna.

Modus Penipuan Kilat Berbasis AI

Head of Consumer Channel APAC Kaspersky, Choon Hong Chee, menjelaskan bahwa penjahat siber kini menyalahgunakan layanan daring yang sah serta teknik bertahap (multi-stage attack) untuk menghindari sistem deteksi. Serangan sering kali diawali dari file atau aplikasi yang tampak aman sebelum akhirnya mengeksekusi aktivitas berbahaya.

Di sisi lain, studi terpisah Kaspersky bertajuk The Great Messaging Heist membeberkan ancaman serius dari penipuan melalui aplikasi pesan instan:

Langkah Mitigasi Risiko

Mengingat vitalnya peran ponsel pintar dalam aktivitas perbankan, pekerjaan, hingga komunikasi harian, Kaspersky mengimbau pengguna untuk memperketat keamanan perangkat seluler dengan langkah-langkah berikut:

Pakar keamanan siber menegaskan bahwa di tengah masifnya peretasan seluler di kawasan Asia Tenggara dan global, perlindungan perangkat pintar kini sudah menjadi kebutuhan pokok, bukan lagi sekadar fitur tambahan opsional.

(asj/fay)

TAGS

LIHAT LAINNYA