TransNusa buka rute Denpasar–Surabaya mulai 21 September 2026

September 2026 · 2 minute read

Jakarta (ANTARA) - PT TransNusa Aviation Mandiri (TransNusa), perusahaan maskapai penerbangan, membuka rute langsung Denpasar (DPS)–Surabaya (SUB) pulang-pergi mulai 21 September 2026.

Group CEO TransNusa Datuk Bernard Francis mengatakan penambahan rute Denpasar–Surabaya merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mengembangkan jaringan domestik dengan Bali sebagai salah satu titik penting dalam ekspansinya.

"Kami terus melihat bagaimana TransNusa dapat berkembang dengan menambahkan koneksi yang memiliki relevansi bagi perjalanan domestik. Surabaya menjadi tambahan terbaru dalam jaringan kami dari Bali dan sekaligus memperluas pilihan destinasi yang dapat dijangkau langsung oleh pelanggan," kata Bernard dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Rute Denpasar–Surabaya akan mulai beroperasi pada 21 September 2026 dengan frekuensi satu kali sehari.

Baca juga: AirAsia: Permintaan penerbangan tetap kuat di tengah ketidakpastian

Penerbangan 8B-5376 berangkat dari Denpasar pukul 18.05 dan tiba di Surabaya pukul 18.10 waktu setempat. Untuk arah sebaliknya, penerbangan 8B-5377 berangkat dari Surabaya pukul 18.50 dan tiba di Denpasar pukul 20.55 waktu setempat.

Mulai 10 Oktober 2026, TransNusa akan menambah satu frekuensi penerbangan pada rute tersebut sehingga tersedia dua penerbangan setiap hari untuk kedua arah.

Penerbangan tambahan 8B-5370 dari Denpasar berangkat pukul 07.10 dan tiba di Surabaya pukul 07.05 waktu setempat. Sementara itu, penerbangan 8B-5371 dari Surabaya dijadwalkan berangkat pukul 07.35 dan tiba di Denpasar pukul 09.25 waktu setempat.

Penambahan frekuensi tersebut menghadirkan pilihan waktu perjalanan pada pagi dan sore hari, sehingga pelanggan dapat menyesuaikan jadwal penerbangan dengan kebutuhan perjalanan masing-masing.

Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.