Tim Pengabdian UNP tingkatkan kompetensi industri 4.0 siswa SMK lewat model SIM-El

August 2026 · 3 minute read

Padang (ANTARA) - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan kegiatan pengabdian dengan mengusung tema “Implementasi Model SIM-El Melalui Integrasi Virtual Physical Laboratory untuk Peningkatan Kompetensi Industri 4.0 Siswa SMK” di SMKN Ampek Nagari, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

"Pelaksanaan pelatihan dirancang tidak hanya memberikan pemahaman teoritis kepada siswa, tetapi juga memberikan pengalaman belajar melalui perpaduan virtual laboratory dan physical laboratory," kata Ketua Tim Pengabdian UNP, Rido Putra, S.Pd., M.Pd.T,, di Padang, Sabtu.

Ia menjelaskan pendekatan yang digunakan memungkinkan siswa mempelajari konsep, melakukan simulasi, kemudian mengimplementasikannya secara langsung menggunakan perangkat trainer.

Model SIM-El (Simulation Based Electronic Learning) menjadi salah satu pendekatan utama dalam kegiatan ini.

"Melalui model tersebut, siswa diarahkan untuk memahami proses pembelajaran teknologi secara bertahap, mulai dari mengenali permasalahan, melakukan simulasi, memahami cara kerja sistem, merancang solusi, hingga melakukan implementasi dan pengujian menggunakan trainer secara fisik," jelasnya.

Selain itu, integrasi antara laboratorium virtual dan laboratorium fisik diharapkan mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih kontekstual.

"Siswa tidak hanya belajar mengenai konsep teknologi secara abstrak, tetapi juga dapat melihat hubungan antara hasil simulasi dengan implementasi nyata pada perangkat elektronik," lanjutnya.

Kegiatan yang berlangsung pada 11 hingga 13 Agustus lalu, diikuti sebanyak 30 siswa.

Selama pelatihan, para siswa mendapatkan kesempatan untuk mengikuti kegiatan praktik secara langsung.

Trainer yang digunakan menjadi media utama, untuk menghubungkan hasil pembelajaran virtual dengan praktik fisik.

"Dengan demikian, siswa dapat mengembangkan keterampilan dalam merancang, menguji, menganalisis, dan mengevaluasi sistem teknologi secara lebih sistematis," katanya.

Tim Pengabdian UNP juga memberikan pendampingan selama proses praktik, sehingga siswa dapat memahami tahapan penggunaan trainer dan menghubungkannya dengan konsep teknologi Industri 4.0.

"Aktivitas pembelajaran diarahkan agar siswa lebih aktif dalam memecahkan masalah, dan menghasilkan solusi berdasarkan pengalaman praktik yang dilakukan," lanjutnya.

"Kami berharap kegiatan tidak berhenti pada pelaksanaan pelatihan semata," katanya.

Ia menambahkan program tersebut diarahkan untuk menghasilkan output berupa peningkatan kompetensi siswa melalui penggunaan trainer, sekaligus memberikan pengalaman pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi simulasi dengan praktik nyata.

Melalui implementasi Model SIM-El berbasis integrasi Virtual Physical Laboratory, Tim Pengabdian UNP berharap siswa SMKN Ampek Nagari memiliki pengalaman yang lebih kuat dalam menghadapi tuntutan kompetensi Industri 4.0.

Pendekatan ini juga diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif pembelajaran vokasional yang menghubungkan teori, simulasi, praktik, dan pemecahan masalah dalam satu pengalaman belajar yang terintegrasi.

Pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen Universitas Negeri Padang dalam menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui pengabdian kepada masyarakat yang memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan kompetensi peserta didik di satuan pendidikan vokasi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam skema Program Pengembangan Produk Unggulan (PPUB) dengan pendekatan MKM, yang diarahkan untuk memperkuat kompetensi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) agar lebih siap menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia industri pada era Industri 4.0.

Program pengabdian tersebut, turut melibatkan dosen lain sebagai anggota tim yakni Dr. Iffarial Nanda, S.Pd., M.Pd.T dan Muslim, S.Pd., M.Pd.T serta dibantu oleh beberapa mahasiswa di lingkungan Universitas Negeri Padang.

Pelatihan tersebut mendapat apresiasi dari pihak SMKN Ampek Nagari. karena tim pengabdian UNP telah memilih SMK Ampek Nagari sebagai mitra dalam pelaksanaan program peningkatan kompetensi siswa berbasis teknologi.

Dengan terlaksananya kegiatan tersebut, kolaborasi antara UNP dan SMKN Ampek Nagari diharapkan dapat terus dikembangkan melalui berbagai program inovasi pembelajaran, penguatan kompetensi teknologi, serta pemanfaatan trainer dan laboratorium virtual untuk mendukung kesiapan siswa SMK menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja di era Industri 4.0.

Kegiatan ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui penguatan akses terhadap pembelajaran vokasional yang relevan dengan perkembangan teknologi, serta SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan kompetensi dan kesiapan siswa memasuki dunia kerja.