Telkom Hadirkan BISA Vokasi di Makassar, Bekali 350 Peserta dengan EduMind Wellbeing dan AI

September 2026 ยท 2 minute read

Telkom juga memperkenalkan program pendekatan yang menempatkan wellbeing sebagai begian dari ekosistem pembelajaran digital. Tidak hanya itu, Telkom juga mendorong kemampuan peserta dalam memanfaatkan AI. Untuk membantu sekolah memantau kondisi psikologis siswa secara berkelanjutan, para guru diperkenalkan pada platform EduMind yang dilengkapi fitur weekly mood check-in, AI-assisted wellbeing monitoring, dan reporting system. Selain itu juga memanfaatkan AI secara bijak, kreatif, dan produktif dalam mendukung proses pembelajaran para siswa mendapatkan pembekalan hingga ruang eksplorasi.

Pelaksanaan EduMind Wellbeing & AI Camp juga menjadi bagian dari implementasi program TJSL TelkomGroup dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Dengan peran strategis sebagai perusahaan digital telco terdepan di Indonesia, Telkom turut andil dalam memperkuat literasi digital sekaligus mendorong terciptanya lingkungan belajar yang mampu merespons perkembangan teknologi secara adaptif dan bertanggung jawab.

Inisiatif tersebut juga sejalan dengan kontribusi Telkom terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pilar 4 terkait Pendidikan Berkualitas. Pendekatan yang mengintegrasikan teknologi dan wellbeing diharapkan dapat mendukung terciptanya pengalaman belajar yang lebih positif sekaligus membekali pelajar dengan kemampuan untuk beradaptasi di tengah perkembangan teknologi yang semakin dinamis.

Melalui inisiatif ini, Telkom menghadirkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta terus berkomitmen dalam memperkuat kontribusinya. Telkom berkontribusi bersama sekolah, guru, dan berbagai pemangku kepentingan pendidikan dengan semangat Bersama Telkom Jadi Bisa. Hal ini menjadi bagian penting dalam membangun generasi yang unggul secara digital, tangguh secara mental, dan adaktif dalam mendorong masa depan, sekaligus memperkuat sumber gaya manusia Indonesia yang berdaya saing global.

(*)