Status tanggap darurat kekeringan dan karhutla di Kapuas kembali diperpanjang
Selasa, 29 September 2026 22:52 WIB
Wakil Bupati Kapuas Dodo didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas Pangeran S. Pandingan, memimpin rapat evaluasi status Tanggap Darurat Bencana Kekeringan dan karhutla di Kabupaten Kapuas, bertempat di Posko Induk Karhutla Kantor BPBD Kapuas, Selasa (29/9/2026). ANTARA/HO-Diskominfosantik Kapua
Kuala Kapuas (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, kembali memperpanjang status Tanggap Darurat Bencana Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) selama 14 hari ke depan.
“Status tanggap darurat bencana kekeringan dan karhutla di Kabupaten Kapuas diperpanjang selama 14 hari ke depan, hingga 13 Oktober 2026,” kata Wakil Bupati Kapuas, Dodo, di Kuala Kapuas, Selasa.
Hal itu disampaikannya saat memimpin rapat evaluasi status Tanggap Darurat Bencana Kekeringan dan karhutla di Kabupaten Kapuas, bertempat di Posko Induk Karhutla Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas.
Turut hadir dalam rapat tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas Pangeran S Pandiangan, Inspektur Daerah Kapuas Arnes Satyari Perwitajati, sejumlah Kepala Perangkat Daerah terkait, Direktur RSUD dr H Soemarno Sosroadmodjo, Direktur Perumdam Kapuas, para camat, serta relawan Posko Karhutla.
Keputusan memperpanjang status tanggap darurat bencana ini mempertimbangkan kondisi cuaca dan potensi kekeringan yang masih perlu diwaspadai.
Menurutnya, berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan di wilayah Kalteng, khususnya Kabupaten Kapuas, diperkirakan masih sangat rendah hingga memasuki awal November 2026. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama dalam upaya penanganan dan antisipasi dampak kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan.
Dodo juga mengharapkan seluruh pihak terkait untuk terus memperkuat koordinasi dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi tersebut. Sinergi antara pemerintah daerah, perangkat daerah, kecamatan, dan relawan menjadi bagian penting dalam mendukung upaya penanggulangan bencana di kabupaten setempat.
Melalui rapat evaluasi ini, Pemkab Kapuas terus berupaya memastikan langkah penanganan kekeringan dan karhutla berjalan secara optimal, sekaligus menjaga kesiapsiagaan seluruh unsur terkait demi melindungi masyarakat dan lingkungan di wilayah Kabupaten Kapuas.
"Kita sangat berharap hujan segera turun. Tetap semangat, jaga kesehatan, dan selalu bahagia," demikian Dodo.
Baca juga: KPID Kalteng perkuat radio lokal hadapi era digital
Baca juga: DPRD Kapuas setujui Raperda Perubahan APBD 2026 jadi Perda
Baca juga: Pemkab Kapuas targetkan 300 hewan peliharaan warga divaksin rabies
Pewarta : All Ikhwan
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.