Siapa yang menyangka bahwa salah satu gim simulator pertanian tersukses sepanjang masa hampir saja lenyap dari muka bumi sebelum sempat lahir ke pasaran.
Di balik angka penjualannya yang telah menembus 50 juta kopi hingga Februari 2026, Stardew Valley menyimpan kisah masa lalu yang sangat mendebarkan dari sang pencipta tunggalnya, Eric Barone alias ConcernedApe.

Dalam rangka perayaan satu dekade Stardew Valley, kilas balik wawancara mendalam bersama PC Gamer membongkar sebuah tragedi fatal yang hampir menghancurkan seluruh jerih payah Eric Barone.
Pada masa pengembangan awal, komputer utama yang ia gunakan untuk meracik gim ini tiba-tiba mengalami kerusakan total. Situasi tersebut langsung memicu kepanikan luar biasa lantaran Barone mengakui kesalahan fatalnya saat itu: ia sama sekali tidak pernah melakukan pencadangan pada hard drive komputernya. Seluruh baris kode, aset visual, dan musik dari proyek Stardew Valley terancam hangus begitu saja.
Keajaiban untungnya masih berpihak pada industri gim indie. Barone secara nekat mencoba membongkar PC lamanya, melepas komponen hard drive secara manual, dan mencoba memulihkan seluruh data mentah gim tersebut ke dalam rakitan komputer baru.

Proses evakuasi data itu berhasil seratus persen, menyelamatkan Stardew Valley dari kepunahan prematur, dan membuat pengembangannya bisa terus berjalan hingga resmi dirilis ke pasar global.
Mengenang momen horor yang terjadi sepuluh tahun lalu tersebut, Barone menganggap bahwa keberhasilan gim ini bisa sampai ke tangan pemain terasa sangat gila jika mengingat betapa serabutan dan sederhananya manajemen kerja yang ia lakukan dulu tanpa adanya struktur formal.
Kejadian traumatis ini pula yang ia jadikan pelajaran berharga dalam menggarap proyek teranyarnya yang sangat dinantikan, Haunted Chocolatier. Kali ini, ConcernedApe memilih untuk bekerja dengan jauh lebih sabar, lebih terstruktur, dan pastinya berkomitmen untuk rajin melakukan back up data agar mahakarya berikutnya dapat lahir dengan matang tanpa drama kehilangan data.