Sepak Bola Yogyakarta Berduka, Fajar Listiyantoro Tutup Usia

July 2026 ยท 2 minute read

Liputan6.com, Sleman - Kabar duka menyelimuti sepak bola Daerah Istimewa Yogyakarta. Fajar Listiyantoro, mantan pemain PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta, meninggal dunia pada Sabtu (25-7-2026) dini hari WIB dalam usia 45 tahun.

Ia tutup usia setelah berjuang melawan penyakit ginjal yang dideritanya. Fajar merupakan adik kandung mantan pelatih PSS dan PSIM, Seto Nurdiyantoro.

Jenazah disemayamkan di rumah duka di Glondong, RT 001 RW 001, Tirtomartani, Kalasan, Sleman. Almarhum dimakamkan di TPU Sasono Loyo, Tegal Kalibening, Sabtu ini, pukul 14.00 WIB.

Lima Bulan Terakhir Melawan Penyakit Ginjal

Dalam beberapa waktu terakhir, Fajar Listiyantoro menjalani hemodialisis atau cuci darah secara rutin. Kondisi tersebut membuatnya menepi dari aktivitas sebagai pelatih SSB Potorono U-15.

Selama kurang lebih lima bulan terakhir, ia bolak-balik mendapatkan perawatan di rumah sakit karena kondisi kesehatannya.

Gejala awal mulai ia rasakan saat hendak menyaksikan pertandingan PSS maupun PSIM. Ia mengaku tubuhnya mudah lelah, bahkan saat menaiki tangga stadion.

"Awalnya saya merasa sudah gampang capek. Misalnya pas Sleman main saya lihat, atau PSIM main, kan naik tangga itu. Nah, sampai atas sudah menggos-menggos. Saya merasa memang ada yang enggak beres," ujar Fajar pada 7 Juli 2026.

Pemeriksaan di rumah sakit pada 14 Maret lalu mengungkap kadar kreatinin dan ureum meningkat drastis. Tekanan darahnya juga melonjak sehingga dokter menyarankan agar segera menjalani cuci darah.

Kabar kepergian Fajar disampaikan Seto melalui akun Instagram pribadinya.

"Selamat jalan Dik, damai di sisi Tuhan," tulis Seto Nurdiyantoro.

Jejak Karier Di PSS, PSIM, Dan Timnas U-23

Fajar Listiyantoro dikenal sebagai salah satu pesepak bola yang disegani di Yogyakarta. Pria asli Kalasan, Sleman, itu merupakan anak ke-10 dari 11 bersaudara.

Ia memulai karier profesional bersama PSS Sleman saat klub promosi ke Divisi Utama pada musim 1999/2000. Kiprahnya bersama Super Elang Jawa berakhir sekitar 13 tahun kemudian.

Selama membela PSS, Fajar tampil lima musim, kemudian memperkuat PSIM Yogyakarta sekitar dua tahun. Selain dua klub DIY tersebut, ia juga pernah bermain untuk Timnas Indonesia U-23.

Pada masa jayanya, mantan gelandang yang identik dengan punggung 27 ini dikenal memiliki spesialisasi lemparan ke dalam jarak jauh yang kerap menjadi senjata andalan timnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Hasil Piala Presiden 2026: DPMM FC Vs Tampines Rovers 2-2