Saudi Klaim Intersep Drone Houthi yang Menargetkan Makkah |Republika Online

September 2026 · 2 minute read

Jamaah haji dari berbagai negara melaksanakan Tawaf Wada mengelilingi Kabah, Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Selasa (9/6/2026). Pelaksanaan tawaf perpisahan tersebut menjadi penutup seluruh rangkaian ibadah haji sebelum para jamaah meninggalkan Makkah menuju ke negara asal.

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH — Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengumumkan telah mencegat dan menghancurkan sebuah pesawat nirawak (drone) yang diluncurkan milisi Houthi ke arah Kota Suci Makkah. Esakalisi terbaru ini dinilai berpotensi mengancam keselamatan kota suci umat Islam tersebut.

Juru Bicara Koalisi Pimpinan Arab Saudi, Turki al-Maliki, menyatakan, Angkatan Udara Kerajaan Arab Saudi berhasil mengintersepsi drone musuh sebelum memasuki wilayah udara terlarang pada Selasa (15/9/2026) malam. Al-Maliki mengecam insiden tersebut sebagai upaya untuk menakut-nakuti jamaah dan membahayakan warga sipil.

Ia menegaskan keselamatan Dua Masjid Suci dan para jamaah adalah "garis merah" yang tidak boleh dilanggar. Kelompok Houthi sebelumnya membantah menargetkan Makkah dan menyatakan tidak pernah menyerang situs-situs suci, dilansir dari Al Jazeera.

Peringatan keamanan

Otoritas Arab Saudi sempat mengeluarkan peringatan keamanan di Makkah pada Selasa, yang merupakan kali pertama sejak percobaan serangan serupa oleh Houthi pada 2017. Peringatan bahaya tersebut dengan cepat dicabut beberapa menit kemudian. Sistem peringatan serupa juga diaktifkan di Thaif dan Jeddah.

Dalam keterangannya kepada kantor berita Yaman, SABA, sumber militer Houthi membantah keras tuduhan yang menyebut pasukannya mengancam Kota Mekkah atau situs suci Islam lainnya.

"Kami membantah tegas adanya ancaman dari Yaman yang ditujukan ke Kota Mekkah atau situs suci lainnya," ujar sumber tersebut seraya mengecam klaim Riyadh sebagai bentuk disinformasi.

Serangan terbaru tersebut menandai peningkatan konflik yang telah berlangsung sejak 2015, ketika Arab Saudi mengintervensi Yaman setelah Houthi menguasai Sanaa dan menggulingkan pemerintah resmi.