Satgas ODC kejar KKB penembak warga sipil di Papua Pegunungan
Selasa, 22 September 2026 13:03 WIB
Proses evakuasi jenazah SA, sopir lajuran yang menjadi korban penembakan KKB di Habema, Papua Pegunungan. ANTARA/HO-Satgas Damai Cartenz
Jayapura (ANTARA) - Kepala Operasi Damai Cartenz (ODC) Irjen Pol Faizal Ramadhani mengatakan personel Satuan Tugas (Satgas) ODC saat ini masih melakukan pengejaran anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang melakukan penembakan terhadap warga sipil di dua lokasi di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.
"Personel Satgas ODC dari Timika sudah di Wamena untuk memperkuat personel yang ada di wilayah itu," kata Irjen Pol Faizal, di Jayapura, Senin.
Dia mengatakan penegakan hukum akan dilakukan terhadap pelaku penembakan yang menewaskan empat warga sipil di dua lokasi berbeda yakni tiga orang ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya ditembak di Muliama dan satu orang sopir lajuran di sekitar Danau Habema.
Dia menjelaskan ciri-ciri pelaku penembakan yang menewaskan tiga ASN yang terjadi pada 9 September lalu di Muliama itu sudah diketahui, namun pelaku penembakan sopir lajuran masih terus diselidiki.
Satgas ODC masih melakukan pengejaran dan penyelidikan terhadap para pelaku penembakan itu guna memastikan identitas mereka sehingga dapat dilakukan penangkapan untuk diproses hukum.
"Penegakan hukum tetap dikedepankan guna mencegah tindakan yang dapat berdampak terhadap masyarakat, namun bila dalam proses penangkapan terduga pelaku melakukan perlawanan maka akan dilakukan tindakan sesuai ketentuan yang berlaku," kata Irjen Pol Faizal.
Menurutnya, saat ini keempat korban penembakan sudah dimakamkan di kampung halaman masing-masing di Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Timur.
"Kami menyampaikan berdukacita, semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, ketabahan dan penghiburan dalam menghadapi duka ini," kata Kepala ODC Irjen Pol Faizal.
Pewarta : Evarukdijati
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026