Jambi (ANTARA) - Tim gabungan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Jambi memasuki hari ketiga masih terus berjibaku memadamkan api di Desa Muntialo, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi.
"Target hari ini tim menyisir sisi kiri dan kanan areal yang masih mengeluarkan asap, termasuk pada bagian utama yang terbakar atau menjadi sumber api," kata Kepala Manggala Agni Daops Bukit Tempurung, Sandy Prabowo, dalam keterangan resminya diterima Sabtu.
Dia mengatakan tim di lapangan saat ini menggunakan peralatan yang dikerahkan terdiri dari mesin ministrike tiga unit, mesin robin dua unit dan selang 35 roll dengan panjang 1 roll 30 meter, sedangkan kendala di lapangan adalah sumber air yang berasal dari kanal dengan kondisi dangkal.
"Lebar kanal tiga meter dengan kedalaman hanya 30 cm dan kondisi air kering sementara itu jarak sumber air ke lokasi kebakaran berkisar 200-300 meter dan untuk jenis tanah di lokasi merupakan gambut dengan kedalaman satu meter," katanya..
Untuk vegetasi yang terbakar berupa tanaman pinang dan kelapa sawit, kata Sandy.
Berdasarkan informasi dari masyarakat yang membantu tim pemadaman, luasan areal yang terbakar diestimasi lebih kurang saat ini sudah 2,5 hektare. Sementara untuk luasan akurat akan dihitung menggunakan analisis citra satelit oleh Kementerian Kehutanan.
Tim gabungan yang terlibat dalam pemadaman ini terdiri dari unsur Manggala Agni, BPBD, TNI, Polri dan Masyarakat Peduli Api.
Proses pemadaman terus dilakukan dengan fokus pada pendinginan titik-titik api di bawah permukaan gambut. Petugas mengimbau masyarakat sekitar untuk tetap waspada dan tidak membuka lahan dengan cara membakar
Berdasarkan rekapitulasi luas lahan terbakar di Provinsi Jambi sejak 1 Januari sampai 16 Agustus 2026 diestimasi 658,29 Ha. Terbanyak di Kabupaten Muaro Jambi 264,78 Ha, diikuti Batanghari 95,53 Ha, Tanjab Barat 58,10 Ha, dan Tanjab Timur 32,71 Ha.
Sedangkan data dari BPBD juga merilis update penegakan hukum karhutla tahun 2026. Jumlah kasus 62, dengan rincian lidik 55 kasus dan sidik 7 kasus. Tersangka saat ini berjumlah 8 orang. Kasus lidik terbanyak di Sarolangun 26 kasus dan Muaro Jambi 10 kasus.
Tim Posko Darat terus melakukan patroli, pengecekan lahan mudah terbakar, dan pemetaan sumber air.
Pemadaman di Merangin dan Sarolangun dipimpin langsung Dandim 0420/Sarko selaku Dansatgas Karhutla Provinsi Jambi.Untuk operasi udara 21 Agustus 2026, dilakukan briefing rutin satgas udara bersama BNPB dan Korem 042 Gapu.
Polairud Polda Jambi. 1 Helikopter patroli PK-ELS dan 1 helikopter waterbombing RA-22840 dikerahkan dengan total 27 drop dan 108.000 liter air.
Personil Posko Komando Terpadu di wilayah rawan karhutla terus memberikan himbauan dan sosialisasi kepada masyarakat. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar.
Pewarta: Nanang Mairiadi
Editor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.