Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Masyarakat saat memilih properti tidak hanya mempertimbangkan kualitas bangunan tetapi juga perkembangan kawasan yang akan menjadi tempat mereka tinggal dan beraktivitas. Infrastruktur maupun fasilitas serta lingkungan yang hidup menjadi faktor penting menentukan nilai sebuah kawasan.
Hal tersebut yang kini mulai terlihat di Summarecon Crown Gading yang berlokasi di Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sejak diluncurkan November 2022, township seluas 437 hektare ini terus menunjukkan progres pembangunan secara konsisten.
"Mulai dari hunian, area komersial, fasilitas pendidikan hingga berbagai kegiatan komunitas. Seluruh elemen kawasan berkembang seiring bertambahnya jumlah penghuni," kata Executive Director Summarecon Crown Gading Magdalena Juliati di Bekasi, Rabu.
Sebagai township ke delapan Summarecon, Summarecon Crown Gading dirancang dengan konsep 'All in One City', menghadirkan hunian, area komersial, fasilitas pendidikan, ruang terbuka hijau serta berbagai fasilitas pendukung lain dalam satu kawasan terpadu.
"Tahap pengembangan berikutnya, Summarecon Crown Gading akan menghadirkan Summarecon Mall yang akan di desain dengan konsep mall terbaru," ujarnya.
Melalui arah pengembangan secara jelas dan terencana, Summarecon Crown Gading diproyeksikan menjadi salah satu pusat pertumbuhan baru di wilayah Utara Timur Jakarta yang menawarkan kenyamanan hidup sekaligus potensi nilai jangka panjang.
Dalam waktu kurang dari empat tahun, Summarecon Crown Gading berhasil membangun dan melakukan serah terima 1.249 unit rumah maupun unit komersial terdiri atas Jasmia Residence, Regia Residence, Vanica Residence, dan Viola Residence serta Gading Bulevar Commercial.
Pencapaian ini menunjukkan konsistensi pengembangan yang berjalan sesuai rencana. Sementara pembangunan masih terus berlanjut melalui Chelia Residence yang kini memasuki tahap konstruksi 192 unit dan dijadwalkan mulai diserahterimakan pada Desember 2026.
"Bagi calon konsumen, rekam jejak pembangunan dan serah terima menjadi salah satu indikator penting karena memberikan keyakinan bahwa kawasan tumbuh melalui realisasi yang dapat dilihat secara nyata," ucapnya.
Magdalena menambahkan perkembangan terkini lainnya adalah dibukanya akses baru melalui Boulevard Barat Summarecon Crown Gading yang terhubung langsung dari dan menuju wilayah Tarumajaya sehingga semakin memudahkan mobilitas penghuni maupun pengunjung dengan pilihan rute lebih praktis serta efisien.
Tidak hanya meningkatkan kenyamanan perjalanan, akses baru ini juga memperkuat posisi Summarecon Crown Gading sebagai kawasan yang semakin strategis di kawasan Bekasi Utara.
Seiring pertumbuhan Tarumajaya sebagai salah satu pusat perkembangan baru di wilayah Bekasi, konektivitas yang semakin baik menjadi nilai tambah yang mendukung aktivitas sehari-hari sekaligus membuka peluang pertumbuhan kawasan dalam jangka panjang.
Aktivitas kawasan juga semakin berkembang dengan hadirnya Emerald Commercial, area komersial terbaru yang segera launching, dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan usaha dan gaya hidup masyarakat modern.
Kehadiran area komersial seharga mulai dari Rp1,7 miliar ini menjadi elemen penting dalam pengembangan kota terpadu karena menciptakan aktivitas ekonomi sekaligus memberikan kemudahan bagi penghuni untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari lebih dekat dari tempat tinggal mereka.
Komitmen menghadirkan fasilitas pendidikan juga terus diwujudkan melalui pelaksanaan peletakan batu pertama Sekolah Pahoa Summarecon Crown Gading tahap 1B pada 15 Juni 2026. Sebelumnya, Gedung tahap 1A dari sekolah berbasis trilingual ini telah dibangun seluas 6.098,81 meter persegi dan memiliki 20 ruang kelas.
Pada tahap pengembangan berikutnya, kapasitas sekolah akan diperluas dengan tambahan 44 ruang kelas baru untuk mendukung kebutuhan kegiatan belajar mengajar yang terus meningkat.
"Ekspansi ini menunjukkan kesiapan kawasan dalam mendukung kebutuhan keluarga yang menjadikan pendidikan sebagai salah satu pertimbangan utama dalam memilih tempat tinggal," jelasnya.
Selain pembangunan fisik, lanjut Magdalena, Summarecon Crown Gading berkembang sebagai ruang berkumpul bagi berbagai komunitas. Kawasan ini menjadi lokasi aktivitas komunitas pound fit, zumba, yoga, komunitas sepeda, push bike, otomotif, pecinta hewan hingga komunitas layang-layang.
"Keberadaan komunitas yang aktif menciptakan lingkungan yang lebih dinamis dan juga memiliki interaksi sosial yang terus tumbuh," ucapnya.
Aktivitas kawasan akan semakin semarak dengan hadirnya sejumlah acara komunitas yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat. Pada 26 Juli 2026, Summarecon Crown Gading akan menggelar Push Bike Street Racing Kids, kompetisi push bike yang melibatkan peserta anak-anak mulai usia dua hingga sembilan tahun.
Pada Agustus 2026, kawasan ini menjadi tuan rumah 'Cat Lovers Day', sebuah acara yang menghadirkan berbagai kegiatan menarik bagi para pecinta kucing dan keluarga. Rangkaian kegiatan tersebut semakin memperkuat posisi Summarecon Crown Gading sebagai kawasan yang aktif, inklusif dan terbuka bagi berbagai kalangan.
"Berbagai pencapaian yang telah diwujudkan menunjukkan Summarecon Crown Gading terus bergerak sesuai arah pengembangan. Hunian yang telah diserahterimakan, fasilitas pendidikan yang diperluas, area komersial yang bertambah serta aktivitas komunitas yang semakin ramai menjadi gambaran bagaimana sebuah township tumbuh secara bertahap," ujarnya.
Magdalena mengungkapkan, bagi masyarakat yang sedang mencari hunian maupun aset properti jangka panjang, kondisi ini memberikan nilai tambah karena dapat melihat langsung perkembangan kawasan yang sudah berjalan.
Dengan rencana pengembangan fasilitas seperti mall, rumah sakit, hotel, transportation hub hingga Central Garden, Summarecon Crown Gading menawarkan lebih dari sekadar tempat tinggal melainkan juga kesempatan untuk menjadi bagian dari kota baru yang terus berkembang dan semakin lengkap dari waktu ke waktu.
Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Editor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.