Jakarta (ANTARA) - Analis Doo Financial Lukman Leong memperkirakan kurs rupiah menguat seiring pergantian Menteri Keuangan (Menkeu) dari Purbaya Yudhi Sadewa ke Suahasil Nazara.
“Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS menyusul pergantian Menkeu dari Purbaya kepada Suahasil, yang diharapkan akan direspons positif dari pasar,” ucapnya kepada ANTARA di Jakarta, Selasa.
Suahasil dilantik sebagai Menkeu yang baru sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Presiden Nomor 97P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih Sisa Jabatan 2024–2029 yang ditetapkan pada 14 September 2026 oleh Presiden Prabowo Subianto.
Sebelum dilantik menjadi Menteri Keuangan, Suahasil menjabat Wakil Menteri Keuangan sejak Oktober 2019 dan tetap menduduki jabatan tersebut setelah pergantian pemerintahan pada Oktober 2024.
“Sebenarnya investor bukan menyambut positif Menkeu baru, namun lebih pada merespons positif penggantian Pak Purbaya yang selama ini saya pantau, tidak begitu didukung investor dari respons-respons dia, pernyataan maupun pandangan seputar ekonomi,” ungkap Lukman.
Kendati demikian, ruang penguatan rupiah diperkirakan terbatas seiring harga minyak mentah dunia yang tetap tinggi dan sikap wait and see investor menjelang keputusan Federal Open Market Committee (FOMC) pada Rabu (16/9).
“The Fed hampir dipastikan menaikkan suku bunga 25 bps (basis points) ke 4 persen,” ujar dia.
Berdasarkan faktor-faktor tersebut, rupiah diprediksi berkisar Rp17.550-Rp17.700 per dolar AS.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Rupiah diprediksi menguat seiring pergantian Menkeu
Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
Uploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.