Ridho Illahi Bawa Nama Satu Artis Lagi di Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan

September 2026 ยท 3 minute read

Jakarta -

Ridho Illahi mengungkap keterkaitan rekan bisnisnya berinisial H dengan artis Agung Saga dalam laporan dugaan penipuan dan penggelapan yang tengah ditanganinya. H disebut sebagai mantan kekasih Agung Saga.

Ridho mengatakan dirinya mengenal H melalui lingkaran pertemanan mereka yang tergabung dalam Trio DJ. Menurutnya, pada awal perkenalan, H menunjukkan sikap yang baik dan menawarkan kerja sama bisnis dengan iming-iming bunga keuntungan yang cukup besar.

"Sebenarnya kita kenal dari, kita kan punya Trio DJ. Dulu dia itu mantannya Agung Saga. Baiklah, nice ya awal-awal ya, dengan bujuk rayunya, bunga yang menurut saya cukup gede," kata Ridho Ilahi di Polres Bogor Kabupaten, Cibinong, Senin (7/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ridho mengaku sempat heran dengan besarnya keuntungan yang ditawarkan H. Namun, ia tetap mempercayai H karena melihat latar belakangnya sebagai perempuan dan single mother.

"Sempat berpikiran, kalau saya pribadi sempat berpikiran kayak, kok bisa ya bunganya besar sekali? Tapi gak mungkinlah dia aneh-aneh. Pertama dia perempuan, single mother, dan setiap ngomong ke saya itu kayak menjual kesedihan, dia ingin inilah ke anaknya," tuturnya.

Atas dasar kepercayaan tersebut, Ridho bersama istrinya kemudian ikut menanamkan modal dalam bisnis yang ditawarkan H. Salah satunya adalah usaha budidaya ikan dan kepiting.

"Ya itu inti dari awal dan akhirnya kita mempercayakan. Ya udah, aku dan istri invest. Ya itu, dua pembudidayaan ikan dan kepiting. Walaupun sebenarnya handphone ada, tapi handphone gak ada perjanjian, yang ada perjanjian yang itu (budidaya)," ujar Ridho.

Ridho membantah pernyataan yang menyebut kontrak kerja sama antara dirinya dan H telah berakhir, kemudian dirinya kembali mengajukan perpanjangan.

"Gak, gak ada. Buktiin. Lihatin aja chat-nya. Kalau seandainya ada chat-nya baru ngomong," tegasnya.

Ridho juga mempertanyakan legalitas bisnis yang ditawarkan H. Ia mengaku hingga kini belum menerima dokumen yang menunjukkan legalitas usaha tersebut.

"Soalnya kayak dia ngomong mau menunjukkan legalitas, ini aja sampai sekarang nggak ada. Dan saya lagi berkonsultasi dengan semua lawyer aku, kalau sampai nanti legalitas ini nggak ada, bahkan orang-orang yang ngomong legalitas itu ada-yang sebenarnya itu diduga fiktif-itu bisa kena juga," katanya.

Ridho juga mengatakan dirinya sempat menceritakan persoalan tersebut kepada Agung Saga. Kata Ridho, Agung disebut siap memberikan dukungan terkait perkara yang dilaporkannya.

"Iya, dia siap untuk men-support kita karena dia pernah juga kena, tapi bukan penipuan sih aku gak tahu ya waktu pacaran," kata Ridho.

Ridho kemudian menceritakan pengalaman Agung Saga ketika masih menjalin hubungan dengan H. Ia menyebut kartu ATM milik Agung pernah tertinggal di tempat tinggal H dan disebut mengalami kesulitan ketika hendak mengambilnya kembali.

Ridho mengatakan Agung bahkan sempat memblokir komunikasi dengan H dan meminta bantuan dirinya untuk menghubungi perempuan tersebut.

"Sampai si Agung ini di-block, dan minta tolong aku dan istri aku untuk nge-chat si perempuan ini, 'Tolong balikin', tapi dia banyak alasannya, dia di luarlah, apalah, ginilah, kerjalah, meeting-lah. Gak masuk akal aja sih," beber Ridho.

"Agung siap kok support, membantu," sambungnya.

Ridho Illahi melaporkan rekan bisnisnya berinisial H ke Polres Bogor pada 18 Juli 2026. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan.

Perkara tersebut bermula ketika H disebut menawarkan kerja sama investasi kepada Ridho dalam sejumlah bisnis, di antaranya budidaya kerapu, kepiting, hingga bisnis handphone. Ridho mengaku telah mentransfer modal sebesar Rp 50 juta dengan iming-iming keuntungan atau profit tertentu. Namun, hingga batas waktu yang dijanjikan pada Juni 2026, modal tersebut disebut belum dikembalikan.

(fbr/pus)