Richie Duta melaju ke 32 besar Surabaya International Challenge 2026 - ANTARA News Jawa Timur

September 2026 · 2 minute read
Bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan tanpa ada cedera apa pun

Surabaya (ANTARA) - Tunggal putra Indonesia Richie Duta Richardo melaju ke babak 32 besar Polytron Surabaya International Challenge 2026 setelah mengalahkan wakil Malaysia Raghavendra Hari dengan skor 21-8, 21-11.

Richie yang menjadi unggulan pertama itu mengatakan bersyukur dapat menyelesaikan pertandingan tanpa mengalami cedera dalam laga yang berlangsung selama 25 menit tersebut.

“Bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan tanpa ada cedera apa pun,” kata Richie, di GOR Sudirman, Surabaya, Jawa Timur, Selasa.

Pemain kelahiran Tanjungpinang itu mengaku masih membutuhkan penyesuaian dengan kondisi lapangan karena baru pertama kali tampil di turnamen tersebut.

“Situasi lapangan di sini berbeda dengan di Polytron Pontianak IC lalu, jadi keadaan dari angin maupun bola pastinya berbeda, saya baru main pertama di sini jadi harus ada penyesuaian,” ujarnya.

Pebulutangkis peringkat 63 dunia itu, tampil dominan sejak awal pertandingan dan mampu mengamankan gim pertama dengan skor 21-8 sebelum kembali menutup gim kedua 21-11.

Kemenangan tersebut menjadi pertemuan pertama Richie dengan Raghavendra sekaligus membuat catatan head-to-head kedua pemain menjadi 1-0 untuk wakil Indonesia.

Richie mengumpulkan 42 poin sepanjang pertandingan, sedangkan Raghavendra mencetak 19 poin.

Pemain berusia 18 tahun itu sebelumnya juga mencatat sejumlah hasil positif pada 2026, termasuk menjuarai Pontianak International Challenge dan Vietnam International Challenge.

Ia mengatakan kondisi cuaca yang cukup panas di Surabaya menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga pemulihan fisik selama menjalani turnamen.

“Kalau untuk cuaca di sini cukup panas jadi harus dijaga recoverynya,” jelasnya.

Menghadapi pertandingan berikutnya, Richie memilih tidak memikirkan terlalu jauh calon lawan dan akan fokus menjalani setiap pertandingan satu per satu.

“Untuk persiapan pertandingan balik lagi ke diri sendiri, harus fokus satu demi satu match dan tidak usah mikir jauh dulu,” ujarnya.

Ia juga mengevaluasi penampilannya pada laga pertama dengan menilai permainan harus lebih cepat, terutama karena sempat belum menemukan ritme pada awal pertandingan.

“Mainnya harus lebih cepat lagi karena tadi di awal sempat belum mendapatkan hawa mainnya,” kata Richie.

Dengan status sebagai unggulan pertama, Richie menegaskan targetnya di Polytron Surabaya International Challenge 2026 adalah kembali meraih gelar juara setelah sebelumnya menjuarai Polytron Pontianak International Challenge 2026.

Pewarta: Naufal Ammar Imaduddin
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.