Ribuan guru ikuti Agam inspiring teacher tingkatkan kapasitas

July 2026 ยท 2 minute read

Lubukbasung (ANTARA) - Sekitar 3.000 guru di Kabupaten Agam, Sumatera Barat mengikuti seminar Agam Inspiring Teacher 2026 dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi para pendidik untuk melahirkan siswa yang berkompeten.

Bupati Agam Benni Warlis di Lubuk Basung, Selasa, mengatakan seminar diikuti 3.000 guru dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Agam diadakan di Aula Student Center Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Selasa (28/7/2026).

"Ini kegiatan yang luar biasa atas kolaborasi dengan semua pihak dalam meningkatkan kapasitas majelis guru," katanya.

Ia mengatakan seminar ini sejalan dengan program unggulan Kabupaten Agam bangkik dari surau atau bangkit dari mushalla.

Seminar ini dengan menghadirkan narasumber dari Emotional Spiritual Quotient (ESQ) dan kalau berbicara dengan ESQ, tentu berbicara tentang intelektual, imisional dan spritual.

Program bangkit dari surat sejalan dengan seminar tersebut dengan memerankan ninik mamak dan alim ulama.

"Seminar sejalan dengan program unggulan dan ini bakal memberikan pencerahan pada guru kita, karena guru bisa menjadi inspirasi kepada muridnya," katanya.

Bupati berharap ilmu yang diperoleh dalam seminar ini bisa diterapkan di sekolahnya.

Kedepan akan dilakukan penyesuaian dengan program Agam religius dan Agam cerdas.

"Dengan penerapan itu, maka kita berharap generasi Agam cerdas otaknya, sehat badannya dan kuat imannya," katanya.

Sementara Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Dudung Abdul Qodir menambahkan kerjasama dengan Pemkab Agam melaksanakan kegiatan yang sangat penting bagi guru yakni, saya guru melenial berprestasi.

Artinya bahwa kedepan harus disiapkan guru masa depan. Kenapa guru masa depan, karena tantangan semakin kuat dan kemampuan profesional harus ditingkatkan.

"Kami ingin mengamalkan nilai kebudayaan, karena ini sangat penting.

Hari ini kami datang ke Agam untuk berbagi bagaimana mewujudkan guru profesional, memiliki paradikma berpikir lebih terkait profesi guru dan cara berpikir seseorang sesuai tugas fungsinya dalam meningkatkan kompetensi akademis, non akademis dan karakter," katanya.

Sejalan dengan itu, tambahnya ternyata Bupati Agam memiliki program unggulan terkai pendidikan yakni bangkit dari surau.

Inilah yang sangat kolaboratif mulai dari orang tua, pemerintah dan masyarakat.

Kedepan ini yang didorong agar Agam menajdi kabupaten yang Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi di Sumbar.

Bahkan bisa menyaingi Jakarta, dimana Jakarta memiliki 85 IPM dan Agam 76 IPM.

"Tinggal sedikit lagi bisa menyaingi Jakarta. Dengan kolaborasi semua pihak maka akan terwujud," katanya.