Revitalisasi Sekolah di Lombok Timur mencapai 80 sekolah

July 2026 · 2 minute read

Lombok Timur (ANTARA) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat ada 80 sekolah negeri dan swasta yang masuk daftar penerima bantuan revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) hingga Juli 2026.   

"Jumlah ini meningkat dibanding tahun 2025 yang hanya 60 sekolah," kata Kepala Dinas Dikbud Lombok Timur M Nurul Wathoni di Lombok Timur, Minggu.   

Ia mengatakan data tersebut berdasarkan surat masuk dari Kemendikdasmen kepada Dikbud Lombok Timur, terkait sekolah yang diminta melengkapi dokumen dan mengikuti zoom pelaksanaan bantuan revitalisasi APBN.

"Dari 80 sekolah ini memperoleh bantuan revitalisasi melalui usulan reguler via dapodik maupun usulan melalui pokir DPR RI," katanya.  

Ia mengatakan untuk proses penandatanganan kerja sama (PKS) akan dilakukan secara bertahap, di bulan Juli 2026 sudah masuk tahap 2.

"Yang tahap 1 dan dari usulan pokok pikiran DPR RI sudah dikerjakan, sebagian masih persiapan penandatanganan PKS di Jakarta," katanya.

Lebih lanjut Wathoni mengatakan, bantuan revitalisasi dari kementerian ini dikelola secara swakelola oleh pihak sekolah dan yang menandatangani PKS yaitu kepala sekolah yang datang langsung ke Jakarta ke kementerian.

Baca juga: TRC Polres Lombok Timur tangkap dua pelaku curas

"PPK revitalisasi APBN ini ada di kementerian. Anggaran ditransfer langsung dari kementerian ke rekening sekolah penerima, tidak melalui daerah," katanya.

Ia meminta komite sekolah dan masyarakat sekitar ikut mengawal dan mengawasi pelaksanaan di lapangan agar hasilnya maksimal.

Pihaknya menyampaikan apresiasi atas bertambahnya bantuan revitalisasi dan besarnya perhatian pemerintah pusat melalui Kemendikdasmen untuk sekolah di Lombok Timur.

"Data revitalisasi ini masih sementara karena masih ada peluang bertambah di tahap berikutnya. Insya Allah kami terus intensifkan koordinasi dan kolaborasi agar ada penambahan," ujarnya.

Untuk tahun 2026, Dikbud Lombok Timur telah mengusulkan perbaikan sekitar 180 sekolah dengan rinciannya 125 SD, 40 SMP, dan sisanya TK/PAUD.

"Namun yang baru terpanggil sekitar 80 sekolah," katanya.

Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026