Respons Rodri Usai Raih Penghargaan Pemain Terbaik Piala Dunia 2026

July 2026 · 2 minute read

Senin, 20 Juli 2026 - 20:41 WIB

VIVA – Rodri membuktikan bahwa menjadi pemain terbaik tidak selalu diukur dari jumlah gol. Gelandang Timnas Spanyol itu resmi menyabet penghargaan Golden Ball atau Bola Emas sebagai pemain terbaik Piala Dunia 2026, mengungguli dua superstar dunia, Lionel Messi dan Kylian Mbappe.

Baca Juga

Penghargaan tersebut menjadi salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026. Pasalnya, Rodri sama sekali tidak mencetak gol maupun assist sepanjang delapan pertandingan yang dijalani Spanyol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, peran pemain berusia 30 tahun itu begitu vital dalam perjalanan La Furia Roja hingga akhirnya menjadi juara dunia usai mengalahkan Argentina 1-0 di final.

Baca Juga

Rodri menjadi motor permainan Spanyol dari lini tengah. Statistiknya menunjukkan dominasi luar biasa dengan catatan akurasi umpan tertinggi, jumlah umpan sukses terbanyak, hingga jarak tempuh paling jauh dibanding pemain lain sepanjang turnamen.

FIFA pun menjelaskan alasan memilih Rodri sebagai penerima Golden Ball.

Baca Juga

Dalam pernyataan resminya, FIFA menyebut kemampuan Rodri menghubungkan lini belakang dan lini depan, membaca permainan lewat intersep penting, serta distribusi bola yang akurat menjadi kunci keberhasilan Spanyol menaklukkan dunia.

Performa terbaik Rodri kembali terlihat pada partai final menghadapi Argentina.

Bintang Manchester City itu sukses melepaskan 101 umpan sukses dari 105 percobaan, memenangi sekitar 80 persen duel, serta menciptakan dua peluang emas untuk rekan-rekannya.

Dominasi Rodri di lini tengah membuat Argentina kesulitan mengembangkan permainan. Sepanjang turnamen, Spanyol juga hanya kebobolan satu gol, menjadikan mereka salah satu tim dengan pertahanan terbaik dalam sejarah Piala Dunia.

Kesuksesan ini semakin melengkapi koleksi trofi Rodri. Ia kini masuk dalam jajaran pemain elite dunia yang pernah meraih Piala Dunia, Piala Eropa, Liga Champions, dan Ballon d'Or, mengikuti jejak legenda seperti Franz Beckenbauer, Gerd Muller, dan Zinedine Zidane.

Rodri mengaku tidak pernah membayangkan bisa meraih penghargaan individu paling bergengsi di Piala Dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini seperti naskah film yang sempurna. Saya benar-benar tidak pernah menyangka bisa mengalami semua ini," ujar Rodri.

Ia juga mengenang masa-masa sulit saat sempat mengalami cedera serius sebelum kembali ke level tertinggi.

Halaman Selanjutnya

"Saya ingin generasi muda melihat bahwa seseorang yang pernah berada di puncak lalu jatuh karena cedera masih bisa bangkit lagi. Ini adalah pelajaran bahwa selalu ada jalan untuk kembali."